Showing posts with label Jeje. Show all posts
Showing posts with label Jeje. Show all posts

Thursday, April 26, 2012

Bee Gees

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d0/The_Bee_Gees.png/199px-The_Bee_Gees.png
Bee Gees adalah grup musik yang dulunya terdiri dari tiga bersaudara: Barry, Robin, dan Maurice Gibb. Sepanjang empat puluh tahun karier mereka yang sukses di industri musik rekaman, mereka pernah mengalami dua kali puncak kejayaan. Puncak kejayaan mereka yang pertama berlangsung dari akhir tahun 1960-an hingga awal tahun 1970-an sebagai trio yang membawakan lagu-lagu "soft rock" yang harmonis. Puncak kejayaan yang kedua berlangsung pada akhir tahun 1970-an sebagai band beraliran disko. Lagu-lagu yang dibawakan Bee Gees mudah sekali dikenali karena mereka bernyanyi dengan memakai memakai teknik harmoni rapat tiga bagian. Vibrato yang jernih dari Robin Gibb sebagai lead merupakan ciri khas lagu-lagu hit awal mereka hingga digantikan oleh suara falseto dari Barry Gibb sebagai ciri khas Bee Gees pada akhir 1970-an dan sepanjang 1980-an. Tidak hanya Gibb bersaudara bersama-sama menciptakan semua lagu-lagu hit mereka, mereka juga bertindak sebagai produser dan menciptakan lagu hit untuk artis-artis lain. Sepanjang lima dekade karier mereka, Bee Gees paling sedikit memiliki satu lagu per dekade yang sampai di urutan Top 10 Amerika Serikat: "I've Gotta Get A Message To You", "I Started A Joke" (1960-an), "Nights On Broadway", "How Deep Is Your Love", "Stayin' Alive" (1970-an), "One" (1980-an), "Alone" (1990-an), dan "This Is Where I Came In" (2000-an).
Gibb bersaudara dilahirkan di Pulau Man dari orang tua berkebangsaan Inggris. Mereka menghabiskan beberapa tahun masa kanak-kanak diChorlton, Manchester, Inggris. Pada akhir tahun 1950-an, keluarga Gibb pindah ke Brisbane, Queensland, Australia, tempat Gibb bersaudara memulai karier musik mereka. Setelah mulai dikenal berkat lagu "Spicks and Specks" (singel ke-12) yang sampai di tangga lagu Australia, Bee Gees kembali ke Britania Raya pada Januari 1967. Dari Inggris, produser Robert Stigwood lalu mempromosikan mereka ke penggemar musik mancanegara. Bee Gees diperkirakan secara total telah menjual lebih dari 200 juta keping rekaman [1] hingga menempatkan mereka sebagai salah satu artis musik terlaris sepanjang zaman. Mereka diabadikan di Rock and Roll Hall of Fame pada tahun 1997.[2] Brian Wilson, pimpinan band legendaris Beach Boys bertindak sebagai pembawa acara, dan menyebut Bee Gees sebagai "keluarga kerajaan harmoni Britania"[3] karena "harmoni vokal mereka termasuk paling tidak diragukan lagi dan bertahan paling lama sepanjang era rock and roll".[4] Di Bee Gees Hall of Fame tertulis bahwa "Hanya Elvis Presley, The Beatles, Michael Jackson, Garth Brooks, dan Paul McCartneyyang bisa menjual lebih banyak daripada Bee Gees".[3]
Setelah Maurice Gibb meninggal mendadak pada 12 Januari 2003, Barry dan Robin Gibb untuk sementara mengistirahatkan aktivitas Bee Gees yang selama ini tidak terputus selama empat puluh lima tahun. Pada 7 September 2009, Robin Gibb mengungkap bahwa dirinya dan Barry Gibb telah setuju untuk membentuk kembali Bee Gees dan manggung lagi.[5]

Kematian King Of Pop


http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d0/Michael_Jackson_statue_23444.JPG/220px-Michael_Jackson_statue_23444.JPG

LOS ANGELES - Meninggalnya Raja Pop Michael Jackson membuat terkejut banyak kalangan. Lalu bagaimanakah kronologis meninggalnya penyanyi berusia 50 tahun ini?

Sebagaimana dilansir Hollyscoop.com, Michael mengalami gangguan jantung dan langsung dilarikan ke UCLA Medical Center sekira pukul 13.00 waktu setempat, Kamis (25/6/2009).

Saat peristiwa tersebut, Michael didampingi dokter pribadinya yang setiap hari mengunjungi kakak kandung Janet Jackson tersebut.

Sekira pukul 13.14 waktu setempat, Michael dalam keadaan tak sadarkan diri tiba di rumah sakit. Sejumlah dokter dan personel gawat darurat langsung melakukan CPPR dan mencoba menyadarkan raja pop tersebut. 

Akan tetapi upaya tersebut tidak berhasil, selanjutnya sekira pukul 14.26 waktu setempat, Michael Jackson diumumkan telah meninggal dunia.

Mengenai penyebab kematian, sampai saat ini belum dapat diketahui. Rencananya autopsy dijadwalkan berlangsung Jumat siang, waktu setempat. Jenazah Michael sudah dipindahkan dari UCLA Medical Center ke kantor koroner dengan menggunakan helikopter milik Sherif Los Angeles, sekira pukul 18.00 waktu setempat.

http://celebrity.okezone.com/read/2009/06/26/33/233090/kronologis-meninggalnya-michael-jackson

Whitney Houston

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/2/21/Flickr_Whitney_Houston_performing_on_GMA_2009_3.jpg/220px-Flickr_Whitney_Houston_performing_on_GMA_2009_3.jpg
Whitney Houston (lahir di Newark, New Jersey, Amerika Serikat, 9 Agustus 1963 – meninggal di Beverly Hills, Amerika Serikat, 11 Februari2012 pada umur 48 tahun) adalah seorang penyanyi pop dan R&B, artis, produser rekaman, penulis lagu dan mantan model Amerika Serikat. Kesuksesannnya membuka pintu bagi para penyanyi Afrika-Amerika yang lain, khususnya dari kalangan wanita, untuk sukses di dunia musik.[1][2] Dia juga sering sekali dijuluki sebagai "The Voice".[3][4] Whitney Houston dikenal sebagai salah seorang diva pop yang memiliki jangkauan suara 5 oktaf. Ia juga dikenal karena kemampuan penyanyi pop-gospel yang bersuara indah dan kuat.[5]
Pada tahun 1980-an, Houston adalah salah seorang penyanyi wanita Afrika-Amerika pertama yang masuk ke dalam tangga lagu MTV yang pada saat ini didominasi penyanyi rock kulit putih. Album debutnya menjadi album debut dengan penjualan tertinggi sebagai seorang penyanyi solo, yang menduduki peringkat #1 di tangga lagu Billboard 200. Ia juga memegang 7 buah singel #1 di tangga Billboard Hot 100, mematahkan rekor 6 kali yang dipegang The Beatles dan Bee Gees.
www.wikipedia.com

Celine Dion

Céline Marie Claudette Dion (lahir di Charlemagne, Quebec, Kanada, 30 Maret 1968; umur 44 tahun) atau lebih dikenal dengan Celine Dion merupakan seorang penyanyi dan diva pop dunia berkebangsaan Kanada. Ia memulai debutnya di industri rekaman pada tahun 1981 sebagai penyanyi berbahasa Perancis, di bawah bimbingan René Angélil, yang kemudian menjadi suaminya sampai sekarang.[1] Ia pun kemudian menjadi penyanyi terkenal di negara-negara berbahasa Perancis. Pada tahun 1990, Celine mulai merilis album berbahasa Inggris pertamanya, Unison yang melejitkan namanya diAmerika Utara dan di seluruh dunia.[2] Sepanjang dekade 1990-an, Celine meraih kesuksesan di seluruh dunia dengan sejumlah album dalam bahasa Inggris dan Perancis, menjadikannya salah satu artis tersukses dalam sejarah musik pop.[3][4]
Sepanjang perjalanan kariernya, Celine telah menerima banyak penghargaan diantaranya: 5 Grammy Awards, 12 World Music Awards, 7 American Music Awards, 7 Billboard Music Awards, 21 Juno Awards dan 39 Felix Awards.
Pada tahun 1996, Celine menerima penghargaan "Medals of Arts and Letters" dari pemerintah Perancis sebagai artis berbahasa Perancis terlaris dalam sejarah. Pada tahun 2004, ia juga dianugerahi Chopard Diamond award oleh World Music Awards sebagai artis wanita terlaris sepanjang masa.[5][6] Pada tahun 2007, Sony BMG mengumumkan bahwa Dion telah menjual lebih dari 200 juta keping album di seluruh dunia.[7]

Masa kecil dan awal karier (1968-1989)

Celine Dion dilahirkan di kota kecil Charlemagne, Quebec, Kanada dari pasangan berdarah Kanada-Perancis.[4][8] Ia dibesarkan di tengah keluarga sederhana yang sangat dekat dengan musik. Di usia kanak-kanak, Celine sudah mulai tampil dan di usia 12 tahun, ia mulai merekam lagu pertamanya berjudul "Ce n'était qu'un rêve".[8] Kakak laki-lakinya kemudian mengirimkan rekaman lagu tersebut kepadaRené Angélil, seorang manejer musik.[1] Angélil pun terharu mendengar suara Dion dan bertekad menjadikannya seorang bintang.[8]
Pada tahun 1981, Celine merilis album pertamanya dalam bahasa Perancis, La voix du bon Dieu, yang menjadi album lokal nomor 1 di Quebec. Popularitasnya semakin menanjak saat menjuarai Festival Lagu Populer Dunia Yamaha 1982 di Jepang sebagai "Top Performer" dan "Best Song".[1] Pada tahun 1983, Dion menjadi artis Kanada pertama yang meraih penghargaan Gold di Perancis dengan singel berjudul "D'amour ou d'amitié".[1][9] Pada tahun 1988, ia kembali menjuarai ajang Kontes Lagu Eurovision di Swiss dan Irlandia.[10]
Hingga akhir dekade 1980-an, Celine telah merilis sebanyak 14 album dalam bahasa ibunya, 11 di Kanada dan 3 di Perancis. Untuk artis berbahasa Perancis ia sudah termasuk artis yang sukses, namun namanya masih tidak dikenal di negara-negara berbahasa Inggris. Setelah melihat penampilan Michael Jackson, Celine akhirnya bertekad untuk menjadi superstar dunia.[11] Ia kemudian mempelajari bahasa Inggris dan merombak penampilannya agar bisa diterima industri musik internasional.[2][8]

 Menerobos industri musik internasional (1990-1995)

Pada tahun 1990, Dion melancarkan album berbahasa Inggris pertamanya, Unison.[1] Untuk album pertamanya ini Dion dibantu oleh banyak musisi terkenal termasuk Vito Luprano dan David Foster.[12] Ia pun seketika menjadi pendatang baru bersinar di Amerika, Eropa dan Asia. Album ini menelurkan singel "Where Does My Heart Beat Now" yang berhasil mencapai Top 5 di tangga lagu Billboard Hot 100. Dion benar-benar mencapai popularitasnya di kancah internasional setelah berduet dengan Peabo Bryson dalam soundtrack film Disney, Beauty and the Beast (1991).[13] Lagu ini berhasil memenangkan kategori "Best Song" di Academy Awards dan "Best Pop Performance by a Duo or Group with Vocal" di ajang Grammy Awards.[12]
Celine merilis album keduanya bertajuk Celine Dion pada tahun 1992. Selain "Beauty and the Beast", album ini memuat singel "If You Asked Me To" yang mencapai posisi 4 di Billboard Hot 100. Album ini meraih banyak penghargaan dan mengantarkan Dion menjadi penyanyi terkenal ke seluruh dunia. Sayangnya, di tengah kesuksesannya, Celine mendapat kritikan dari penggemarnya yang berbahasa Perancis karena merasa diabaikan.[12][14] Di saat memenangkan Felix Awards sebagai "English Artist of the Year", Dion pun terang-terangan menolak penghargaan tersebut dan menyatakan bahwa ia adalah seorang artis Perancis dan akan selalu menjadi artis Perancis.[2][15]
Pada tahun 1993, Dion meluncurkan album The Colour of My Love yang fokus pada percintaan.[16] Album ini pun melejit menjadi album top di seluruh dunia. Album ini melahirkan singel-singel nomor 1 pertama Dion: "The Power of Love" (Amerika Serikat, Kanada dan Australia), "Think Twice" (Britania Raya) dan "To Love You More" (Jepang). Album ini berhasil terjual lebih dari 20 juta keping di seluruh dunia. Celine kemudian mendapat penghargaan "World’s Best-selling Canadian Female Recording Artist of the Year" pada World Music Awards 1996.
Dion tidak melupakan bahasa ibunya, pada tahun 1991, ia merilis album Dion chante Plamondon yang sebagian besar diisi lagu-lagu daur ulang. Album Deux yang dirilis pada tahun 1995, merupakan album berbahasa Perancis tersukses Celine. Album ini sukses terjual lebih dari 7,5 juta keping dan merupakan album berbahasa Perancis terlaris sepanjang masa.[17] Di Perancis saja, album ini terjual sebanyak 4 juta kopi dan bercokol di puncak tangga album Perancis selama 44 minggu dan berada selama 2,5 tahun di tangga album tersebut. Album ini juga meraih kesuksesan di beberapa negara non-bahasa Perancis, termasuk Britania Raya.

Puncak popularitas di seluruh dunia (1996-1999)

Paruh akhir dekade 1990-an merupakan puncak popularitas Celine Dion di seluruh dunia. Di era ini Dion merilis 3 buah album berbahasa Inggris yang menjadi album-album tersuksesnya. Di mulai pada tahun 1996, Dion merilis album Falling into You. Album ini berhasil mencapai posisi satu di banyak negara dan merupakan salah satu album terlaris di dunia dengan penjualan lebih dari 32 juta keping. Album ini menelurkan hits nomor 1 berjudul "Because You Loved Me". Album ini memenangkan 2 kategori di Grammy Awards, yaitu sebagai "Best Pop Album" dan "Album of the Year".
Setahun berikutnya, album Let's Talk About Love dilepas ke pasaran. Album in terjual lebih dari 31 juta kopi di seluruh dunia dengan penjualan lebih dari 1 juta kopi di Kanada, Perancis, Jerman, Italia,Jepang, Britania Raya dan Amerika Serikat. Di Amerika Serikat bahkan mendapat sertifikasi Diamond dengan penjualan 10.550.000 juta keping. Album ini melahirkan hits "My Heart Will Go On", yang menjadi soundtrack film blockbuster, Titanic. Singel ini mencapai posisi nomor 1 di banyak tangga lagu di seluruh belahan dunia dan menjadi singel tersukses Dion sampai saat ini. Dengan "My Heart Will Go On", Celine berhasil memenangkan Grammy Awards untuk kategori "Best Female Pop Vocal Performance" dan "Record of the Year".
Album natal bertajuk These Are Special Times dirilis pada tahun 1999 lagi-lagi menjadi album sukses. Album ini merupakan salah satu album rohani terlaris sepanjang sejarah dengan penjualan lebih dari 11,5 juta keping. Singel dari album ini "I'm Your Angel" (duet dengan R. Kelly) menjadi singel nomor 1 keempat Dion di Amerika Serikat.
Status Celine sebagai salah satu diva terbesar semakin kuat saat ia diminta untuk tampil di acara VH1, Divas Live spesial tahun 1998. Pada tahun yang sama, Celine menerima 2 penghargaan tertinggi dari negara asalnya: "Officer of the Order of Canada for Outstanding Contribution to the World of Contemporary Music" serta "Officer of the National Order of Quebec". Tahun berikutnya, Celine menerima sebuah bintang di Canada's Walk of Fame atas kontribusinya dalam dunia hiburan.

Istirahat total dan kembali ke dunia musik (2000-sekarang)

Hingga akhir dekade 1990-an, Dion telah berhasil menjual lebih dari 100 juta album di seluruh dunia.[3] Setelah merilis kompilasi lagu-lagu terbaiknya sepanjang 1990-an bertajuk All the Way… A Decade of Song, Celine memutuskan untuk instirahat total dari dunia hiburan untuk meluangkan lebih banyak waktu untuk hidupnya dan merawat sang suami yang didiagnosa kanker tenggorokan.[4] Dion kemudian melahirkan anak pertamanya, René-Charles pada tahun 2001.
Setelah 3 tahun menghilang dari dunia musik, Celine Dion akhrinya kembali dengan album bertajuk A New Day Has Come. Album ini langsung melejit ke posisi 1 di tangga album Billboard 200 dan terjual sebayak 558.000 keping di minggu pertamanya di Amerika. Total penjualan album ini di seluruh dunia mencapai lebih dari 9,5 juta keping.
Sementara untuk album berbahsa Perancis, Dion menandai kembalinya dengan album 1 fille & 4 types pada tahun 2003. Album ini mereguk sukses di Kanada, Perancis dan Belgia. Di Perancis, album ini meriah sertifikasi 2x Platinum dengan penjualan 700.000 keping.
Hingga tahun 2004, Celine telah berhasil menjual lebih 175 juta album di seluruh Dunia. Ia kemudian menerima Chopard Diamond award pada World Music Awards 2004 dan dinobatkan sebagai artis wanita terlaris sepanjang masa. Pada tahun yang sama Celine menerima sebuah bintang di Hollywood Walk of Fame.
Pada tahun 2007, Sony BMG mengumumkan bahwa total penjualan album Celine Dion telah mencapai lebih dari 200 juta keping di seluruh dunia. Pada tahun ini, Celine merilis album berbahasa Inggris bertajuk Taking Chances dan album berbahasa Perancis bertajuk D'elles.

Kehidupan pribadi

Sejak tahun 1992, Dion mulai menjalin hubungan dengan manajernya, René Angélil, meskipun usia mereka terpaut 26 tahun. Hubungan ini awalnya mereka rahasiakan dari publik karena takut dianggap ganjil.[18] Hubungan ini mulai diketahui publik saat Dion merilis album The Colour of My Love pada tahun 1993.[12] Mereka kemudian menikah pada Desember 1994 dan disiarkan langsung di televisi Kanada.
Pada 25 Januari 2001, saat istirahat total dari dunia hiburan, Dion melahirkan anak pertamanya, René-Charles.

Keartisan dan citra

Dion merupakan salah satu diva pop dunia yang sangat dikenal akan teknik dan kemampuan vokalnya. Ia sering dibanding-bandingkan dengan 2 diva lainnya, Mariah Carey dan Whitney Houston. Suaranya sering disebut sebagai salah satu suara paling berpengaruh dalam dunia musik pop. Ia memiliki suara berjenis sopran dengan jangkauan 3 oktaf yang kuat dan panjang. Majalah Cove meletakkan Celine di posisi 4 dalam daftar "100 Vokalis Pop Terkemuka".

Diskografi

Album berbahasa Inggris

Album berbahasa Perancis

  • La voix du bon Dieu (1981)
  • Céline Dion chante Noël (1981)
  • Tellement j'ai d'amour... (1982)
  • Les chemins de ma maison (1983)
  • Chants et contes de Noël (1983)
  • Mélanie (1984)
  • C'est pour toi (1985)
  • Incognito (1987)
  • Dion chante Plamondon (1991)
  • D'eux (1995)
  • S'il suffisait d'aimer (1998)
  • 1 fille & 4 types (2003)
  • D'elles (2007)

www.wikipedia.com