Sepultura lebih cemented reputasi. Band-nya juga film pertama video, untuk satu “Inner Self”, dan selesai pada tahun wisata dengan menunjukkan set berjaya di tanah air. Setelah mendapatkan manajemen baru dan relocating to Phoenix, AZ, Sepultura dimasukkan Tampa’s Morrisound Studio dengan produser Burns untuk merekam 1991 sangat Bangunlah acclaimed album. Pertama tunggal “Dead embrionic Cells” menjadi hit yg lain, dan judul lagu akan mendapatkan perhatian lebih jika video dilarang oleh MTV Amerika karena apocalyptic perbandingan agama. Dunia wisata yang diikuti ditinggikan album platinum penjualan di seluruh dunia (angka yang jarang dicapai oleh band-band seperti extreme nature), dan aneh yang berliku-liku, ditemukan singer Max Cavalera menikahi band manager Bujnowski Gloria, yang telah berusia hampir dua kali-Nya. Itulah band yang sukses dengan label, Roadrunner, memperoleh co-distribusi berurusan dengan Epic Records untuk rekaman berikutnya, 1993′s Chaos AD. Dengan memasukkan isu sosial (terutama yang berkaitan dengan Indonesia) dalam lirik mereka, serta menampilkan beberapa mereka punk dan hardcore pengaruh untuk pertama kalinya, album yang lain di seluruh dunia berkat smash single seperti “Territory” dan “refuse/ Resist”. Wisata setelah selama lebih dari satu tahun, anggota Sepultura mengambil yang baik-deserved break sebelum mulai bekerja pada mereka yang paling ambisius namun album, 1996′s Akar. Pengenalan asli Brasil ketuk dan gaya musik mereka ke bawah merek dagang-tuned guitars dan semakin mengakibatkan sociopolitical tema yang sangat unik yang dapat merekam loosely digambarkan sebagai logam berat dunia musik. Akar ditandai Sepultura kreatif puncak, dan band dari terus menimbulkan pernah-lebih terkenal nampaknya terjamin hingga keluarga tragedi menyalakan rangkaian acara yang akan bubar band. Just jam sebelum mengambil stage di Inggris Monsters of Rock festival band menemukan bahwa remaja putra manajer (dan singer Maks isteri) Gloria telah tewas dalam kecelakaan mobil. J shocked Sepultura mengambil tahap sebagai trio saat Max dan Gloria boarded pertama pesawat kembali ke Amerika. Hanya beberapa bulan kemudian, band menghadapi Max severing tentang hubungan dengan Gloria dan menemukan manajemen baru. Masih recovering from the trauma dari kematian dalam keluarga luas, Max ini dilihat sebagai sebuah pengkhianatan besar dan kiri band di tengah banyak darah dan acrimony buruk. Sebagai pemimpin band kreatif, banyak diharapkan untuk keberangkatan itu spell akhir Sepultura, tetapi band ini mengumumkan bahwa mereka akan segera melaksanakan dan mulai mencari pengganti. Setelah lama mencari, Sepultura direkrut Cleveland asli Derrick Green sebagai singer dan baru mulai untuk peletakan track 1998 dari Terhadap. Walaupun tetap banyak intensitas dan keragaman para pendahulu (termasuk kolaborasi dengan Jepang Kodo ansambel ketuk di lagu “Kamaitachi”), album yang unik spark kekurangan yang bercirikan band sebelumnya dari bekerja. Hal ini juga dijual hanya separuh karena banyak salinan sebagai Cavalera album pertama dengan band baru, Soulfly, menunjukkan dengan jelas siapa fan loyalitas tetap. Berani, Sepultura kembali di awal tahun 2001 dengan Bangsa. Album diikuti dalam jejak para pendahulu, walaupun lebih baik dan ulasan yang lebih berpengalaman di Lingkungan vocals. Dalam rangka untuk mencapai nya perlahan malu fan base, grup dirilis salah satu tinggal terakhir menunjukkan dengan Max, Under a Pale Grey Sky, pada musim gugur 2002. Sebuah EP yang meliputi, Revolusongs, tiba pada tahun 2003, diikuti dengan panjang Roorback. Tinggal di Sao Paulo tiba di tahun 2005.
Showing posts with label Jimmy. Show all posts
Showing posts with label Jimmy. Show all posts
Thursday, April 26, 2012
Bioghraphy SEPULTURA
Sepultura lebih cemented reputasi. Band-nya juga film pertama video, untuk satu “Inner Self”, dan selesai pada tahun wisata dengan menunjukkan set berjaya di tanah air. Setelah mendapatkan manajemen baru dan relocating to Phoenix, AZ, Sepultura dimasukkan Tampa’s Morrisound Studio dengan produser Burns untuk merekam 1991 sangat Bangunlah acclaimed album. Pertama tunggal “Dead embrionic Cells” menjadi hit yg lain, dan judul lagu akan mendapatkan perhatian lebih jika video dilarang oleh MTV Amerika karena apocalyptic perbandingan agama. Dunia wisata yang diikuti ditinggikan album platinum penjualan di seluruh dunia (angka yang jarang dicapai oleh band-band seperti extreme nature), dan aneh yang berliku-liku, ditemukan singer Max Cavalera menikahi band manager Bujnowski Gloria, yang telah berusia hampir dua kali-Nya. Itulah band yang sukses dengan label, Roadrunner, memperoleh co-distribusi berurusan dengan Epic Records untuk rekaman berikutnya, 1993′s Chaos AD. Dengan memasukkan isu sosial (terutama yang berkaitan dengan Indonesia) dalam lirik mereka, serta menampilkan beberapa mereka punk dan hardcore pengaruh untuk pertama kalinya, album yang lain di seluruh dunia berkat smash single seperti “Territory” dan “refuse/ Resist”. Wisata setelah selama lebih dari satu tahun, anggota Sepultura mengambil yang baik-deserved break sebelum mulai bekerja pada mereka yang paling ambisius namun album, 1996′s Akar. Pengenalan asli Brasil ketuk dan gaya musik mereka ke bawah merek dagang-tuned guitars dan semakin mengakibatkan sociopolitical tema yang sangat unik yang dapat merekam loosely digambarkan sebagai logam berat dunia musik. Akar ditandai Sepultura kreatif puncak, dan band dari terus menimbulkan pernah-lebih terkenal nampaknya terjamin hingga keluarga tragedi menyalakan rangkaian acara yang akan bubar band. Just jam sebelum mengambil stage di Inggris Monsters of Rock festival band menemukan bahwa remaja putra manajer (dan singer Maks isteri) Gloria telah tewas dalam kecelakaan mobil. J shocked Sepultura mengambil tahap sebagai trio saat Max dan Gloria boarded pertama pesawat kembali ke Amerika. Hanya beberapa bulan kemudian, band menghadapi Max severing tentang hubungan dengan Gloria dan menemukan manajemen baru. Masih recovering from the trauma dari kematian dalam keluarga luas, Max ini dilihat sebagai sebuah pengkhianatan besar dan kiri band di tengah banyak darah dan acrimony buruk. Sebagai pemimpin band kreatif, banyak diharapkan untuk keberangkatan itu spell akhir Sepultura, tetapi band ini mengumumkan bahwa mereka akan segera melaksanakan dan mulai mencari pengganti. Setelah lama mencari, Sepultura direkrut Cleveland asli Derrick Green sebagai singer dan baru mulai untuk peletakan track 1998 dari Terhadap. Walaupun tetap banyak intensitas dan keragaman para pendahulu (termasuk kolaborasi dengan Jepang Kodo ansambel ketuk di lagu “Kamaitachi”), album yang unik spark kekurangan yang bercirikan band sebelumnya dari bekerja. Hal ini juga dijual hanya separuh karena banyak salinan sebagai Cavalera album pertama dengan band baru, Soulfly, menunjukkan dengan jelas siapa fan loyalitas tetap. Berani, Sepultura kembali di awal tahun 2001 dengan Bangsa. Album diikuti dalam jejak para pendahulu, walaupun lebih baik dan ulasan yang lebih berpengalaman di Lingkungan vocals. Dalam rangka untuk mencapai nya perlahan malu fan base, grup dirilis salah satu tinggal terakhir menunjukkan dengan Max, Under a Pale Grey Sky, pada musim gugur 2002. Sebuah EP yang meliputi, Revolusongs, tiba pada tahun 2003, diikuti dengan panjang Roorback. Tinggal di Sao Paulo tiba di tahun 2005.
30 Tahun Sejarah Band Die Toten Hosen
10 April 1982, Die Toten Hosen tampil pertama kalinya di Bremen.
30 tahun kemudian hampir semua orang mengenal band punkrock asal
Düsseldorf ini.
Bagi kota Düsseldorf, Die Toten Hosen sudah melegenda seperti Sungai
Rhein dan Altbier (minuman bir khas Düsseldorf). Band beranggotakan
lima personil dengan vokalis utama Campino termasuk pembawa nama
terpenting ibukota negara bagian Nordrhein Westfalen tersebut.
Dalam konser perdananya 10 April 1982, Campino, Kuddel, Vom, Andi dan Breiti tidak bermimpi Die Toten Hosen akan meraih kesuksesan begitu besar. Kini mereka adalah jutawan kopi rekaman, meraih berbagai penghargaan di bidang musik, dan menjadi panutan berbagai partisipasi di bidang sosial dan olah raga.
Tetap Merakyat di Tengah Ketenaran
Dalam tur perayaannya, Die Toten Hosen membuktikan kembali kegemarannya untuk menampilkan konser yang unik. Mereka sering tampil di ruang tamu penggemarnya atau mereka membuat kejutan dengan tampil di penjara.
Bagi Campino & Co., tampilan mewah para selebritis merupakan hal yang asing. Di kota asalnya Düsseldorf mereka dikenal dengan tampilan di lapangan sepakbola, konser-konser terbuka atau di kedai minum di pojok jalan.
Die Toten Hosen ikut pentas gratis dalam demo anti nuklir di Burglengenfeld 1986
Kritisi musik Philipp Holstein menjelaskan fenomena Die Toten Hosen:
"Pria-pria ini sebetulnya setia pada dirinya. Sikapnya masih selalu
punkrock. Semakin lama saya di Düsseldorf, semakin jelas bagi saya,
betapa penting mereka bagi kota ini dan juga untuk seluruh Jerman."
Demikian Holstein.
Tidak heran, karena Die Toten Hosen mengklaim posisi. Mereka terkenal untuk pesan-pesannya yang lugas, memobilisir aksi menentang energi atom atau Nazi atau juga berpose tanpa busana untuk kampanye anti busana dari bulu hewan.
Catatan Sukses dan Catatan Krisis
Konser ke-1000 Die Toten Hosen 15 tahun lalu, hampir berarti berakhirnya lebih dini karir para musisi band punkrock tersebut. Tewasnya remaja berusia 16 tahun karena berdesakan di depan panggung memicu perdebatan besar di dalam band. Setengah tahun setelah insiden itu Campino mengatakan: "Meskipun kedengarannya aneh, tapi kami bukan lagi band yang sama seperti dulu. Ada sebagian besar kenaifan yang hilang. Justru adegan meloncat ke tengah-tengah penonton, tidak lagi dapat dilakukan."
Campino, vokalis utama Die Toten Hosen saat konser di Mannheim 2008
Tapi band itu mampu melewati krisis dan terus berkarya. Dari segi
musikalitas, neraca 30 tahun perjalanan Die Toten Hosen amat
mengesankan. Terobosan besar berhasil mereka capai tahun 1988 dengan
album "Ein kleines bisschen Horrorschau" dan titel lagu unggulannya
"Hier kommt Alex."
Tanpa Batas Generasi, Tanpa Batas Negara
Dengan melodi yang sederhana dan teks yang mudah dimengerti, lagu-lagu mereka digemari. Penggemar Die Toten Hosen tidak terbatas generasi. Tidak jarang orang tua dan anak-anak bersama-sama nonton konser band asal Düsseldorf itu. Yang juga menarik adalah fenomena kegandrungan warga Argentina terhadap band tersebut. Selama 20 tahun band itu begitu digemari di negara Amerika Latin tersebut seperti di Jerman.
Die Toten Hosen di depan Casa Rosada Argentinia
Tanggal 4 Mei setelah empat tahun menunggu, muncul kembali CD baru Die
Toten Hosen. Banyak beredar desas-desus, bisa jadi ini album CD terakhir
band punkrock itu. Apalagi bila mengingat Juni 2012, Campino akan
merayakan ulang tahun ke-50. Terlepas dari berapa lama Die Toten Hosen
masih akan bertahan, satu hal sudah pasti: mereka sudah memesan makam
bersama di sebuah pekuburan di Düsseldorf.
Dagmar Dahmen/Dyan Kostermans
Dalam konser perdananya 10 April 1982, Campino, Kuddel, Vom, Andi dan Breiti tidak bermimpi Die Toten Hosen akan meraih kesuksesan begitu besar. Kini mereka adalah jutawan kopi rekaman, meraih berbagai penghargaan di bidang musik, dan menjadi panutan berbagai partisipasi di bidang sosial dan olah raga.
Tetap Merakyat di Tengah Ketenaran
Dalam tur perayaannya, Die Toten Hosen membuktikan kembali kegemarannya untuk menampilkan konser yang unik. Mereka sering tampil di ruang tamu penggemarnya atau mereka membuat kejutan dengan tampil di penjara.
Bagi Campino & Co., tampilan mewah para selebritis merupakan hal yang asing. Di kota asalnya Düsseldorf mereka dikenal dengan tampilan di lapangan sepakbola, konser-konser terbuka atau di kedai minum di pojok jalan.
Tidak heran, karena Die Toten Hosen mengklaim posisi. Mereka terkenal untuk pesan-pesannya yang lugas, memobilisir aksi menentang energi atom atau Nazi atau juga berpose tanpa busana untuk kampanye anti busana dari bulu hewan.
Catatan Sukses dan Catatan Krisis
Konser ke-1000 Die Toten Hosen 15 tahun lalu, hampir berarti berakhirnya lebih dini karir para musisi band punkrock tersebut. Tewasnya remaja berusia 16 tahun karena berdesakan di depan panggung memicu perdebatan besar di dalam band. Setengah tahun setelah insiden itu Campino mengatakan: "Meskipun kedengarannya aneh, tapi kami bukan lagi band yang sama seperti dulu. Ada sebagian besar kenaifan yang hilang. Justru adegan meloncat ke tengah-tengah penonton, tidak lagi dapat dilakukan."
Tanpa Batas Generasi, Tanpa Batas Negara
Dengan melodi yang sederhana dan teks yang mudah dimengerti, lagu-lagu mereka digemari. Penggemar Die Toten Hosen tidak terbatas generasi. Tidak jarang orang tua dan anak-anak bersama-sama nonton konser band asal Düsseldorf itu. Yang juga menarik adalah fenomena kegandrungan warga Argentina terhadap band tersebut. Selama 20 tahun band itu begitu digemari di negara Amerika Latin tersebut seperti di Jerman.
Dagmar Dahmen/Dyan Kostermans
Sejarah Band Amerika 'Green Day'
Green Day adalah sebuah kelompok musik bergenre punk rock yang berasal
dari California, Amerika Serikat dan terdiri atas Billie Joe Armstrong
(penyanyi utama, gitaris), Mike Dirnt (basis, penyanyi pendukung), dan
Tré Cool (pemain drum, penyanyi pendukung). Green Day telah diakui di
dunia musik karena keberhasilan mereka dalam mengembalikan dan membuat
genre punk rock kembali terkenal, bersama-sama dengan grup musik tahun
1990-an seperti The Offspring dan Rancid.
Musik mereka telah mempengaruhi banyak kelompok musik beraliran punk lain, seperti Blink 182 dan Good Charlotte.
Grup musik ini telah menjual lebih dari 24.2 juta album di Amerika Serikat dan lebih dari 53.1 juta album di seluruh dunia. Green Day telah memenangkan berbagai penghargaan, seperti MTV Video Music Awards dan Nickelodeon Kids’ Choice Awards, juga berbagai penghargaan lainnya, serta telah memenangkan 3 Grammy Awards (Best Alternative ALbum untuk Dookie, Best Rock Album untuk American Idiot dan Record of the Year untuk Boulevard of Broken Dreams).
ALBUM-ALBUM GREEN DAY
1) 1,039/Smoothed Out Slappy Hours
* Terbit: 1 Juli 1991
* Penjualan: Worldwide: RIAA certification: Gold
* Label: Lookout! Records
* Produser: Green Day dan Andy Ernst
Tracks: At the Library, Don’t Leave Me, I Was There, Disappearing Boy, Green Day, Going to Pasalacqua, 16, Road to Acceptance, Rest, The Judge’s Daughter, Paper Lanterns, Why Do You Want Him?, 409 in Your Coffeemaker, Knowledge, 1000 Hours, Dry Ice, Only of You, The One I Want, I Want to Be Alone
2)Kerplunk!
* Terbit: 7 Januari 1992
* Penjualan: RIAA certification: Platinum
* Label: Lookout! Records
* Produser: Green Day dan Andy Ernst
Tracks: 2000 Light Years Away, One For the Razorbacks, Welcome to Paradise, Christie Road, Private Ale, Dominated Love Slave, One of My Lies, 80, Android, No One Knows, Who Wrote Holden Caulfield, Words I Might Have Ate, Sweet Children, Best Thing in Town, Strangeland, My Generation
3)Dookie
* Terbit: 1 Februari 1994
* Grammy Award for Best Alternative Music Album 1995
* Chart positions: #2 US, #13 UK, #4 GER
* Sales: Worldwide: 15 million[1], RIAA certification: 10x Platinum (Diamond), UK 2x Platinum (600,000)
* Label: Reprise Records
* Produser: Green Day dan Rob Cavallo
Tracks: Burnout, Having a Blast, Chump, Longview, Welcome to Paradise, Pulling Teeth, Basket Case, She, Sassafras Roots, When I Come Around, Coming Clean, Emenius Sleepus, In the End, F.O.D./All By Myself
4)Insomniac
* Terbit: 10 Oktober 1995
* Chart positions: #2 US, #8 UK, #12 GER
* Penjualan: Worldwide: RIAA certification: 2x Platinum, UK: Silver (60,000)
* Label: Reprise Records
* Produser: Green Day dan Rob Cavallo
Lagu: Armatage Shanks, Brat, Stuck With Me, Geek Stink Breath, No Pride, Babs Uvula Who?, 86, Panic Song, Stuart and the Ave., Brain Stew, Jaded, Westbound Sign, Tight Wad Hill, Walking Contradiction
5)nimrod.
* Terbit: 14 Oktober 1997
* Chart positions: #10 US, #3 AUS, #11 UK, #31 GER
* Penjualan: RIAA certification: 2x Platinum, UK: Silver
* Label: Reprise Records
* Produser: Green Day dan Rob Cavallo
Tracks: Nice Guys Finish Last, Hitchin’ a Ride, The Grouch, Redundant, Scattered, All the Time, Worry Rock, Platypus (I Hate You), Uptight, Last Ride in, Jinx, Haushinka, Walking Alone, Reject, Take Back, King for a Day, Good Riddance (Time of Your Life), Prosthetic Head
6)Warning:
* Terbit: 3 Oktober 2000
* Chart position: #4 US, #4 UK, #7 AUS, #21 GER
* Penjualan: Worldwide: RIAA certification: Platinum, UK: Gold (100,000)
* Label: Reprise Records
* Produser: Green Day
Tracks: Warning, Blood, Sex, and Booze, Church on Sunday, Fashion Victim, Castaway, Misery, Deadbeat Holiday, Hold On, Jackass, Waiting, Minority, Macy’s Day Parade
7)International Superhits!
* Terbit: 13 November 2001
* Chart position: #40 US, #15 UK, #11 AUS, #67 GER
* Penjualan: Worldwide: RIAA certification: Platinum, UK: Platinum (300,000)
* Label: Reprise Records
* Produser: Tracks 1-2 by Jerry Finn and Green Day, Tracks 3-15 by Rob Cavallo and Green Day, Tracks 16-21 by Green Day
Tracks: Maria, Poprocks and Coke, Longview, Welcome to Paradise, Basket Case, When I Come Around, She, J.A.R. (Jason Andrew Relva), Geek Stink Breath, Brain Stew, Jaded, Walking Contradiction, Stuck With Me, Hitchin’ a Ride, Good Riddance (Time of Your Life), Redundant, Nice Guys Finish Last, Minority, Warning, Waiting, Macy’s Day Parade
8)Shenanigans
* Terbit: 2 Juli 2002
* Chart position: #27 US, #32 UK, #100 GER
* Penjualan: Worldwide: 2 million
* Label: Reprise Records
* Produser: Green Day and Rob Cavallo
Tracks: Suffocate, Desensitized, You Lied, Outsider, Don’t Wanna Fall in Love, Espionage, I Want to Be on TV, Scumbag, Tired of Waiting for You, Sick of Me, Rotting, Do Da Da, On The Wagon, Ha Ha You’re Dead
9)American Idiot
* Terbit: 21 September 2004
* Grammy Awards for Best Rock Album 2005 and Record of the Year 2006 for “Boulevard of Broken Dreams”
* Chart position: #1 US, #1 UK, #1 AUS, #1 Japan, #1 Sweden, #1 Switzerland, #1 Austria, #3 Germany
* Penjualan: Worldwide: 10 million[2], RIAA certification: 5x Platinum, UK: 3x Platinum (900,000)
* Label: Reprise Records
* Producers: Green Day and Rob Cavallo
Lagu: American Idiot, Jesus of Suburbia, Holiday, Boulevard of Broken Dreams, Are We The Waiting, St. Jimmy, Give Me Novacaine, She’s a Rebel, Extraordinary Girl, Letterbomb, Wake Me Up When September Ends, Homecoming, Whatsername
10) 21 st Century Breakdown
Terbit: 2009
Musik mereka telah mempengaruhi banyak kelompok musik beraliran punk lain, seperti Blink 182 dan Good Charlotte.
Grup musik ini telah menjual lebih dari 24.2 juta album di Amerika Serikat dan lebih dari 53.1 juta album di seluruh dunia. Green Day telah memenangkan berbagai penghargaan, seperti MTV Video Music Awards dan Nickelodeon Kids’ Choice Awards, juga berbagai penghargaan lainnya, serta telah memenangkan 3 Grammy Awards (Best Alternative ALbum untuk Dookie, Best Rock Album untuk American Idiot dan Record of the Year untuk Boulevard of Broken Dreams).
ALBUM-ALBUM GREEN DAY
1) 1,039/Smoothed Out Slappy Hours
* Terbit: 1 Juli 1991
* Penjualan: Worldwide: RIAA certification: Gold
* Label: Lookout! Records
* Produser: Green Day dan Andy Ernst
Tracks: At the Library, Don’t Leave Me, I Was There, Disappearing Boy, Green Day, Going to Pasalacqua, 16, Road to Acceptance, Rest, The Judge’s Daughter, Paper Lanterns, Why Do You Want Him?, 409 in Your Coffeemaker, Knowledge, 1000 Hours, Dry Ice, Only of You, The One I Want, I Want to Be Alone
2)Kerplunk!
* Terbit: 7 Januari 1992
* Penjualan: RIAA certification: Platinum
* Label: Lookout! Records
* Produser: Green Day dan Andy Ernst
Tracks: 2000 Light Years Away, One For the Razorbacks, Welcome to Paradise, Christie Road, Private Ale, Dominated Love Slave, One of My Lies, 80, Android, No One Knows, Who Wrote Holden Caulfield, Words I Might Have Ate, Sweet Children, Best Thing in Town, Strangeland, My Generation
3)Dookie
* Terbit: 1 Februari 1994
* Grammy Award for Best Alternative Music Album 1995
* Chart positions: #2 US, #13 UK, #4 GER
* Sales: Worldwide: 15 million[1], RIAA certification: 10x Platinum (Diamond), UK 2x Platinum (600,000)
* Label: Reprise Records
* Produser: Green Day dan Rob Cavallo
Tracks: Burnout, Having a Blast, Chump, Longview, Welcome to Paradise, Pulling Teeth, Basket Case, She, Sassafras Roots, When I Come Around, Coming Clean, Emenius Sleepus, In the End, F.O.D./All By Myself
4)Insomniac
* Terbit: 10 Oktober 1995
* Chart positions: #2 US, #8 UK, #12 GER
* Penjualan: Worldwide: RIAA certification: 2x Platinum, UK: Silver (60,000)
* Label: Reprise Records
* Produser: Green Day dan Rob Cavallo
Lagu: Armatage Shanks, Brat, Stuck With Me, Geek Stink Breath, No Pride, Babs Uvula Who?, 86, Panic Song, Stuart and the Ave., Brain Stew, Jaded, Westbound Sign, Tight Wad Hill, Walking Contradiction
5)nimrod.
* Terbit: 14 Oktober 1997
* Chart positions: #10 US, #3 AUS, #11 UK, #31 GER
* Penjualan: RIAA certification: 2x Platinum, UK: Silver
* Label: Reprise Records
* Produser: Green Day dan Rob Cavallo
Tracks: Nice Guys Finish Last, Hitchin’ a Ride, The Grouch, Redundant, Scattered, All the Time, Worry Rock, Platypus (I Hate You), Uptight, Last Ride in, Jinx, Haushinka, Walking Alone, Reject, Take Back, King for a Day, Good Riddance (Time of Your Life), Prosthetic Head
6)Warning:
* Terbit: 3 Oktober 2000
* Chart position: #4 US, #4 UK, #7 AUS, #21 GER
* Penjualan: Worldwide: RIAA certification: Platinum, UK: Gold (100,000)
* Label: Reprise Records
* Produser: Green Day
Tracks: Warning, Blood, Sex, and Booze, Church on Sunday, Fashion Victim, Castaway, Misery, Deadbeat Holiday, Hold On, Jackass, Waiting, Minority, Macy’s Day Parade
7)International Superhits!
* Terbit: 13 November 2001
* Chart position: #40 US, #15 UK, #11 AUS, #67 GER
* Penjualan: Worldwide: RIAA certification: Platinum, UK: Platinum (300,000)
* Label: Reprise Records
* Produser: Tracks 1-2 by Jerry Finn and Green Day, Tracks 3-15 by Rob Cavallo and Green Day, Tracks 16-21 by Green Day
Tracks: Maria, Poprocks and Coke, Longview, Welcome to Paradise, Basket Case, When I Come Around, She, J.A.R. (Jason Andrew Relva), Geek Stink Breath, Brain Stew, Jaded, Walking Contradiction, Stuck With Me, Hitchin’ a Ride, Good Riddance (Time of Your Life), Redundant, Nice Guys Finish Last, Minority, Warning, Waiting, Macy’s Day Parade
8)Shenanigans
* Terbit: 2 Juli 2002
* Chart position: #27 US, #32 UK, #100 GER
* Penjualan: Worldwide: 2 million
* Label: Reprise Records
* Produser: Green Day and Rob Cavallo
Tracks: Suffocate, Desensitized, You Lied, Outsider, Don’t Wanna Fall in Love, Espionage, I Want to Be on TV, Scumbag, Tired of Waiting for You, Sick of Me, Rotting, Do Da Da, On The Wagon, Ha Ha You’re Dead
9)American Idiot
* Terbit: 21 September 2004
* Grammy Awards for Best Rock Album 2005 and Record of the Year 2006 for “Boulevard of Broken Dreams”
* Chart position: #1 US, #1 UK, #1 AUS, #1 Japan, #1 Sweden, #1 Switzerland, #1 Austria, #3 Germany
* Penjualan: Worldwide: 10 million[2], RIAA certification: 5x Platinum, UK: 3x Platinum (900,000)
* Label: Reprise Records
* Producers: Green Day and Rob Cavallo
Lagu: American Idiot, Jesus of Suburbia, Holiday, Boulevard of Broken Dreams, Are We The Waiting, St. Jimmy, Give Me Novacaine, She’s a Rebel, Extraordinary Girl, Letterbomb, Wake Me Up When September Ends, Homecoming, Whatsername
10) 21 st Century Breakdown
Terbit: 2009
Konser Linkin Park di Indonesia
Kemeriahan Konser Linkin Park di Indonesia terlihat jelas
di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Konser dimulai pukul 20.30 WIB
itu mendapatkan sambutan meriah dari para penonton.Saat Lagu pertama berjudul Papercut dinyanyikan, sorak histeris para penonton sontak terdengar riuh.
Ketika grup band yang digawangi oleh Chester Bennington (vokal), Rob
Bourdon (drum), Brad Delson (gitar), Dave Dave "Phoenix" Farrell
(bass), Joseph Hahn (turntable, sampling), dan Mike Shinoda (backing
vocal,keyboard, gitar) digelar, lampu juga sempat padam. Puluhan ribu
penonton Konser Linkin Park di Indonesia pun berteriak menyebut nama ‘Linkin Park’ sambil bertepuk tangan.
Dengan tiga layar besar, Konser Linkin Park di Indonesia benar-benar
terlihat spektakuler. Seluruh penggemar Linkin Park
berjingkrak-jingkrak sambil ikut bernyanyi. Meski suasana di stadion GBK
sangat panas, puluhan ribu penggemar tetap semangat mengikuti alunan
lagu yang dinyanyikan oleh Chester.
![]() |
| Linkin Park |
Konser Metallica Akan Digelar Di Meksiko
Siapa yang tidak kenal dengan Band legendaris ini, Hal ini dibuktikan dengan penjualan tiket untuk dua konser tersebut terjual habis dalam sekejap.
Meksiko akan menjadi Negara pertama yang akan menjadi saksi kehebohan konser Metallica.
Setelah bertahun-tahun tidak melakukan konser tunggal, akhirnya Metalli-show akan kembali dapat dinikmati oleh sebahagian besar fans fanatik Metallica di dunia, dengan dua pertunjukkan konser yang diadakan di Mexico City dan Sports Palace pada 1 Agustus 2 Desember 2012.
Metallica akan menghadirkan konsep baru pada konser mereka kali ini, dimana akan hadir beberapa elemen baru dan ikon yang mencakup seluruh karir Metallica selama 30 tahun menggelar tour.
Sejarah Drum
musik perkusi, teknis digolongkan sebagai membranophones [1]. Drum
terdiri dari setidaknya satu membran, disebut drumhead atau kulit drum,
yang terdiri dari beberapa shell dan memukul, baik secara langsung
dengan pemain tangan, atau dengan stik drum, untuk menghasilkan suara.
Biasanya ada "resonance head" di bagian bawah drum, ini biasanya disetel
pada nada sedikit lebih rendah dari drumhead atas. Teknik lain telah
digunakan untuk menghasilkan suara drum, seperti thumb roll. Drum adalah
instrumen yang paling tua dan yang terkenal di dunia musik, dimana desain dasar hampir tidak berubah selama ribuan tahun [1].
Sarana militer
Aburukuwa
Dhak
Mridangam
Ashiko
Dhimay
Side drum (Marching snare drum)
Bass drum
Dhol
Slit drum
Batá
Dholak
Snare drum
Bedug
Djembe
Steelpan (Steel drum)
Bodhrán
Dong Son drum
Tabor
Bongo drums
Drum kit
Tamborim
Bougarabou
Doumbek
Tambourine
Cajón
Frame drum
Taiko
Candombe drums
Ewe Drums
Tabla
Cocktail drum
Goblet drum
Talking drum
Chalice drum
Hand drum
Tapan
Chenda
Karyenda
Tar
Conga
Kpanlogo
Tavil
Darbuka
Log drum
Damphu
Davul
Madal
Timbales
Timpani
Tom-tom drum
Repinique
Surdo
Tenor drum
Beberapa jenis seperti timpani drum selalu disetel ke nada tertentu.
Seringkali, beberapa drum, selain timpani drum, dapat diatur
bersama-sama untuk menciptakan drum kit. [2]
Kegunaan Drum
Drum ini biasanya dimainkan dengan tangan, atau dengan satu atau dua
tongkat. Dalam banyak budaya tradisional drum memiliki fungsi simbolis
dan sering digunakan dalam upacara keagamaan. Drum sering digunakan
dalam terapi musik, terutama drum tangan, karena bersifat taktil dan
mudah digunakan oleh banyak orang [3].
Dalam bidang musik populer dan jazz, "drum" biasanya mengacu pada drum
kit atau drum set (dengan beberapa ceracap) dan "drummer" kepada anggota
band yang sebenarnya atau orang yang memainkan mereka.
Drum diperoleh bahkan status ilahi di tempat-tempat seperti Burundi, di mana karyenda adalah simbol kekuatan raja.
Drum yang dilakukan oleh John Unger, Company B, 40th Regiment New York Veteran Volunteer Infantry Mozart Regiment, 20 December 1863.
Shell hampir selalu memiliki bukaan lingkaran di tempat drumhead
ditarik, tetapi bentuk dari sisa shell bervariasi. Dalam tradisi musik barat,
bentuk paling umum adalah silinder, meskipun misalnya pada timpani,
misalnya, menggunakan yg berbentuk mangkuk kerang [1] bentuk lainnya
termasuk desain bingkai (tar, Bodhrán), kerucut terpotong (bongo drum,
Ashiko),. Berbentuk piala (djembe), dan Kerucut yang digabung (Talking
drum).
Drum dengan kulit tabung dapat terbuka pada salah satu ujungnya (seperti
halnya dengan timbales), atau dapat memiliki dua kepala drum. Tunggal
berkepala drum biasanya terdiri dari kulit yang membentang di atas
sebuah ruang tertutup, atau di salah satu ujung kapal berongga. Drum
dengan dua kepala yang meliputi kedua ujung silinder shell sering
memiliki lubang kecil yang agak pertengahan antara dua kepala; shell
bentuk ruang beresonansi untuk suara yang dihasilkan. Pengecualian
termasuk celah drum Afrika, juga dikenal sebagai drum log seperti yang
terbuat dari batang pohon berlubang-out, dan Karibia drum baja, dibuat
dari tong logam. Drum dengan dua kepala juga dapat memiliki satu set
kabel, disebut jerat, diselenggarakan di seluruh kepala bawah, kepala
atas, atau keduanya kepala, maka snare drum nama [1].
Pada band modern dan orkestra drum, drumhead tersebut ditempatkan di
atas pembukaan drum, yang pada gilirannya diselenggarakan pada shell
dengan "counterhoop" (atau "pelek), yang kemudian dipegang oleh berarti
dari sejumlah sekrup penyetelan disebut "batang ketegangan" yang sekrup
ke lugs ditempatkan secara merata di sekitar lingkar. ketegangan Kepala
bisa disesuaikan dengan melonggarkan atau mengencangkan batang drum
seperti Banyak enam sampai sepuluh batang ketegangan.. Suara drum
tergantung pada beberapa variabel, termasuk bentuk, ukuran dan
ketebalan, bahan shell dari shell yang dibuat, counterhoop bahan, jenis
drumhead yang digunakan dan ketegangan diterapkan untuk itu, posisi
drum, lokasi, dan kecepatan dan sudut di mana ia memukul [1].
Sebelum penemuan kulit gendang ketegangan batang yang melekat dan
disetel oleh sistem tali seperti yang digunakan pada Djembe atau pasak
dan tali seperti yang digunakan pada Drum Ewe, sistem jarang digunakan
saat ini, meskipun kadang-kadang terlihat pada resimen snare drum
marching band [1].
Suara drum
Beberapa gaya Indian Amerika drum untuk dijual di Museum Nasional Indian Amerika.
Beberapa faktor menentukan suara drum menghasilkan, termasuk bentuk,
jenis dan konstruksi shell drum, jenis drum kepala itu, dan ketegangan
ini drumheads. Suara drum yang berbeda memiliki kegunaan yang berbeda
dalam musik. Ambil, misalnya, Tom-tom yang modern drum. Seorang drumer
jazz mungkin ingin drum yang bernada tinggi, resonansi dan tenang
sedangkan drumer rock mungkin lebih drum yang keras, kering dan bernada
rendah.Karena drumer ingin suara yang berbeda, drum mereka akan dibangun
sedikit berbeda.
Drum kepala memiliki efek yang paling pada bagaimana suara drum. Setiap
jenis kepala drum musik melayani tujuan sendiri dan memiliki suara yang
unik. Double-lapis meredam harmonisa drumheads frekuensi tinggi karena
mereka lebih berat dan mereka cocok untuk bermain berat [4] Drum kepala
dengan lapisan, putih bertekstur pada mereka meredam nada kepala drum
yang sedikit, menghasilkan lapangan kurang beragam.. Drum kepala dengan
perak pusat atau titik-titik hitam cenderung meredam nada bahkan lebih.
Dan kepala drum dengan suara sekeliling cincin menghilangkan sebagian
besar nuansa (Howie 2005). Beberapa drumer jazz menghindari menggunakan
drum kepala tebal, lebih memilih drum kepala tunggal lapis atau drum
kepala tanpa meredam. Drumer rock sering lebih memilih drum kepala tebal atau dilapisi.
Faktor terbesar kedua yang mempengaruhi suara yang dihasilkan oleh drum
adalah ketegangan di mana kepala drum diadakan terhadap shell drum.
Ketika ring ditempatkan sekitar kepala drum dan shell dan memperketat
turun dengan batang ketegangan, ketegangan kepala dapat disesuaikan.
Ketika ketegangan meningkat, amplitudo suara berkurang dan frekuensi
meningkat, membuat lapangan lebih tinggi dan volume yang lebih rendah.
Jenis shell juga mempengaruhi suara drum. Karena getaran beresonansi di
shell drum, shell dapat digunakan untuk meningkatkan volume dan untuk
memanipulasi jenis suara yang dihasilkan. Semakin besar diameter shell,
semakin rendah lapangan. Semakin besar kedalaman drum, lebih keras
volume.Ketebalan shell juga menentukan volume drum. Kerang tebal
menghasilkan drum keras. Mahoni meningkatkan frekuensi rendah dan
lapangan terus frekuensi yang lebih tinggi di tentang kecepatan yang
sama. Ketika memilih satu set kerang, drummer jazz mungkin ingin mapel
kerang yang lebih kecil, sementara drumer rock mungkin ingin kerang
birch yang lebih besar. Untuk informasi lebih lanjut tentang drum tuning
atau fisika dari drum, kunjungi link eksternal tercantum di bawah ini.
Sejarah Drum
Drum hewani (Animal drumming)
Drum berobjek monyet dalam cara berirama untuk menunjukkan dominasi
sosial dan ini telah diproses dalam cara yang sama dalam otak mereka
untuk vokalisasi menunjukkan asal evolusi untuk drum sebagai bagian dari
komunikasi sosial [5] primata lain membuat suara drum lainnya.
Pemukulan dada atau bertepuk sebelah tangan, [6] [7] dan hewan pengerat
seperti tikus kangguru juga membuat suara yang serupa dengan menggunakan
cakar mereka di tanah. [8]
Drum mulut (Talking drums)
Dalam drum terakhir telah digunakan tidak hanya untuk kualitas musik
mereka, tetapi juga sebagai sarana komunikasi, khususnya melalui sinyal.
Drum berbicara Afrika dapat meniru infleksi dan variasi pitch bahasa
lisan dan digunakan untuk berkomunikasi jarak jauh. Sepanjang sejarah Sri Lanka drum telah digunakan untuk komunikasi antara negara dan masyarakat, dan Drum Sri Lanka memiliki sejarah peregangan lebih dari 2500 tahun.
Drum - irama A
Drum - irama B
Drum - Four Flams
Sarana militer
Irama snare drum dilakukan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat
Band. Pasukan Cina menggunakan tàigǔ drum untuk memotivasi tentara,
untuk membantu menetapkan kecepatan berbaris, dan untuk memanggil
perintah atau pengumuman. Sebagai contoh, selama perang antara Qi dan Lu
di 684 SM, efek drum terhadap moral prajurit digunakan untuk mengubah
hasil dari sebuah pertempuran besar. Seruling dan drum korps tentara
bayaran Swiss prajurit juga menggunakan drum. Mereka menggunakan versi
awal dari snare drum dilakukan melalui bahu kanan pemain, ditangguhkan
oleh tali (biasanya dimainkan dengan satu tangan menggunakan traditional
grip). Ini merupakan peristiwa dimana instrumen ini disebut "drum" yg
digunakan di Inggris pertama kali. Demikian pula, selama Perang Inggris
drum Sipil tali-ketegangan akan dilakukan oleh petugas junior sebagai
sarana untuk perintah relay dari perwira senior atas kebisingan
pertempuran. Ini juga tergantung di bahu dan biasanya drummer dimainkan
dengan dua tongkat drum.Resimen yang berbeda dan perusahaan akan
memiliki ketukan drum yang khas dan unik yang hanya akan mengenali
mereka.Pada pertengahan abad ke-19, militer Skotlandia mulai
menggabungkan band pipa ke resimen mereka Highland. [9]
Jenis Drum
Aburukuwa
Dhak
Mridangam
Ashiko
Dhimay
Side drum (Marching snare drum)
Bass drum
Dhol
Slit drum
Batá
Dholak
Snare drum
Bedug
Djembe
Steelpan (Steel drum)
Bodhrán
Dong Son drum
Tabor
Bongo drums
Drum kit
Tamborim
Bougarabou
Doumbek
Tambourine
Cajón
Frame drum
Taiko
Candombe drums
Ewe Drums
Tabla
Cocktail drum
Goblet drum
Talking drum
Chalice drum
Hand drum
Tapan
Chenda
Karyenda
Tar
Conga
Kpanlogo
Tavil
Darbuka
Log drum
Damphu
Davul
Madal
Timbales
Timpani
Tom-tom drum
Repinique
Surdo
Tenor drum
Cinta musik sampai kapanpun.
Gak ada yang bisa bagi mereka yang punya
pikiran pasti bisa, dan terus bertahan. Banyak banget band papan atas
melewati masa sulitnya. Kuncinya tetap kompak. Memang kadang menembus
label sulit bagi band yang modalnya kecil. Apa lagi kemampuan
bermusiknya minim banget.
Musik itu hobi, kecintaan yang seharusnya gak jadi beban buat saya atau
kalian. Aku, kamu dan mereka punya perbedaan selera, tapi musik adalah
seni yang seharusnya gak jadi pembatas.
Sering kita saksikan, yang kaya gayanya selangit, yang gak punya modal
malu-malu gak jelas. Makanya kalo kita dalam posisi gak enak
berusaha...!!!!
Contoh tuh band kayak D'massive, Gigi, sheila, dan banyak lagi. Seluruh anggota mereka gak nyerah ngejar prestasi itu.
Kadang-kadang umur juga jadi kendala saat seseorang ingin memulai
debutnya di bidang musik. Udah tua baru mulai mau maju di musik, orang
bilang "maap ya, kalo menurutku telat lah... realistis aja". Nah, saat
inilah pikiran kita seharusnya gak melemah, terus aja tunjukkan minat
kalian itu. Biarkan anjing menggonggong. hehe
Apa salahnya berhobi, yang kadang hobi memang bisa menghasilkan uang.
Yawdalah, apapun yang ada pada dirian kalian itu mending disyukuri aja.
Jangan ngeluh tapi banyak berusaha. kita gak tau apa yang terjadi besok,
tapi apa yang kita usahakan saat ini akan mempengaruhi keadaan kita di
masa mendatang.
Nirvana (Band)
Nirvana (Band)
There are multiple artists tracked as “Nirvana” on Last.fm. Following are eight, listed in order of prominence:
1) Nirvana was a popular and highly influential American grunge band. The band formed in Aberdeen, Washington in 1987, and was part of the Seattle grunge scene of the late 80s. Other Seattle grunge bands such as Pearl Jam, Alice in Chains and Soundgarden also gained in popularity, and, as a result, alternative rock became a dominant genre on American and Canadian radio and music television during the early-to-mid ’90s.
1) Nirvana was a popular and highly influential American grunge band. The band formed in Aberdeen, Washington in 1987, and was part of the Seattle grunge scene of the late 80s. Other Seattle grunge bands such as Pearl Jam, Alice in Chains and Soundgarden also gained in popularity, and, as a result, alternative rock became a dominant genre on American and Canadian radio and music television during the early-to-mid ’90s.
![]() |
| Nirvana |
Nirvana’s initial
incarnation consisted of Kurt Cobain on guitar and vocals, bassist Krist
Novoselic, and drummer Chad Channing. After a brief stint as a
four-piece in 1989 with the addition of second guitarist Jason Everman,
followed soon after by the replacement of Channing on drums in 1990, the
band found the lineup that would form the core of the group when they
added former Scream drummer Dave Grohl.
As Nirvana’s frontman, Cobain found himself referred to in the media as the “spokesman of a generation”, with Nirvana the “flagship band” of “Generation X”. Cobain was uncomfortable with the attention, and placed his focus on the band’s music, challenging the band’s audience with their much more abrasive third studio album In Utero, considered to be a conscious attempt to shed their audience. While Nirvana’s mainstream popularity waned in the months following its release, their core audience cherished the band’s dark interior, particularly after their 1993 performance on MTV Unplugged with the Meat Puppets, a band that Cobain had always idolised, performing with them the songs Oh, Me, Plateau and Lake Of Fire. It was later released and topped the charts in 1994.
As Nirvana’s frontman, Cobain found himself referred to in the media as the “spokesman of a generation”, with Nirvana the “flagship band” of “Generation X”. Cobain was uncomfortable with the attention, and placed his focus on the band’s music, challenging the band’s audience with their much more abrasive third studio album In Utero, considered to be a conscious attempt to shed their audience. While Nirvana’s mainstream popularity waned in the months following its release, their core audience cherished the band’s dark interior, particularly after their 1993 performance on MTV Unplugged with the Meat Puppets, a band that Cobain had always idolised, performing with them the songs Oh, Me, Plateau and Lake Of Fire. It was later released and topped the charts in 1994.
![]() |
| Nirvana |
Band members
* Kurt Cobain - vocals, guitar (1987–1994)
* Krist Novoselic - bass (1987–1994)
* Dave Grohl - drums, vocals (1990–1994)
Prior members
* Aaron Burckhard - drums (1987–1988)
* Dale Crover - drums (1988, 1990)
* Dave Foster - drums (1988)
* Chad Channing - drums (1988–1990)
* Jason Everman - guitar (1989)
* Dan Peters - drums (1990)
Touring members
* Pat Smear - guitar (1993–1994)
* Lori Goldston - cello (1993–1994)
* Melora Creager - cello (1994)
2) Nirvana is a UK-based progressive rock band formed in 1967, primarily active in the late 1960s and early 1970s - and still sporadically active to the present day.
The band was formed in the summer of 1967 in an era when melodic pop/rock music with baroque and chamber arrangements and instrumentation was highly-prized. The band, consisted of two songwriter/performers - Greek-born Alex Spyropoulos and Irish-born Patrick Campbell-Lyons who met in London. They produced a number of singles (notably “Rainbow Chaser”, “Pentecost Hotel”, and “Tiny Goddess”) for the fledgling Island Records label.
The band was signed by Island Records’ founder Chris Blackwell in the era when he also signed the bands Traffic and Free.
In October 1967 the band released its first album - a concept album produced by Blackwell titled The Story Of Simon Simopath. The album was probably the first narrative concept album ever released - predating story-driven concept albums such as The Pretty Things’ S.F. Sorrow (December 1968), The Who’s Tommy (April 1969) and The Kinks’ Arthur (September 1969).
Musically, the group blended myriad musical styles including rock, pop, folk, jazz, Latin rhythms and classical music - primarily augmented by baroque chamber-style arrangements to create a unique entity.
The next year 1968 their follow-up album, All Of Us, featured a similar broad range of musical styles. Their third album To Markos III was released on the Pye label in 1969.
In 1971 the duo amicably separated for a while, with Campbell-Lyons the primary contributor to the next two Nirvana albums, Local Anaesthetic 1971, and Songs of Love and Praise 1972. Campbell-Lyons subsequently worked as a solo artist and issued further albums: Me And My Friend 1973, Electric Plough 1981, and The Hero I Might Have Been 1983 though these did not enjoy commercial success.
The band reunited in 1985, successfully touring Europe and releasing a compilation album Black Flower 1987 containing some new material. (Black Flower had been the provisional title of their third album.) In the 1990s two further albums were released. Secret Theatre 1994 compiled rare tracks and demos, while Orange and Blue 1996 contained previously unreleased material including a tongue-in-cheek cover of the song “Lithium” originally recorded by the American grunge band Nirvana who released its first album in 1989, and who the band had successfully sued over use of the name Nirvana. The undisclosed terms of the settlement has apparently allowed the original Nirvana to continue using its name and issuing new recordings.
In 1999 the band released a three-disc CD anthology titled “Chemistry” including several previously-unreleased tracks and some new material.
Top musicians who played on Nirvana sessions include: Lesley Duncan, Herbie Flowers, Billy Bremner (later of Rockpile/Dave Edmunds fame), Luther Grosvenor, Wynder K. Frogg, Clem Cattini and the full lineup of rock band Spooky Tooth.
The group was in the school of baroque-flavored, melodic pop-rock music typified by The Beatles of “Rubber Soul” and “Revolver”, The Beach Boys of Pet Sounds and God Only Knows, the Zombies of Odessey and Oracle and Time Of The Season, the Procol Harum of A Whiter Shade of Pale, the Moody Blues of Days of Future Passed and Nights In White Satin and The Kinks of Waterloo Sunset. The majority of the tracks on Nirvana’s albums fall into that broad genre of contemporary popular music - not easily categorized - but perhaps best described as the baroque or chamber strand of “progressive rock, soft rock or “orchestral pop”.
Their first three albums were reissued on CD by Universal in 2003 and received critical acclaim. In 2005 Universal (Japan) reissued Local Anaesthetic and Songs Of Love And Praise.
As of late 2005 the founding members Alex Spyropoulos and Patrick Campbell-Lyons are still sporadically writing and recording.
* Kurt Cobain - vocals, guitar (1987–1994)
* Krist Novoselic - bass (1987–1994)
* Dave Grohl - drums, vocals (1990–1994)
Prior members
* Aaron Burckhard - drums (1987–1988)
* Dale Crover - drums (1988, 1990)
* Dave Foster - drums (1988)
* Chad Channing - drums (1988–1990)
* Jason Everman - guitar (1989)
* Dan Peters - drums (1990)
Touring members
* Pat Smear - guitar (1993–1994)
* Lori Goldston - cello (1993–1994)
* Melora Creager - cello (1994)
2) Nirvana is a UK-based progressive rock band formed in 1967, primarily active in the late 1960s and early 1970s - and still sporadically active to the present day.
The band was formed in the summer of 1967 in an era when melodic pop/rock music with baroque and chamber arrangements and instrumentation was highly-prized. The band, consisted of two songwriter/performers - Greek-born Alex Spyropoulos and Irish-born Patrick Campbell-Lyons who met in London. They produced a number of singles (notably “Rainbow Chaser”, “Pentecost Hotel”, and “Tiny Goddess”) for the fledgling Island Records label.
The band was signed by Island Records’ founder Chris Blackwell in the era when he also signed the bands Traffic and Free.
In October 1967 the band released its first album - a concept album produced by Blackwell titled The Story Of Simon Simopath. The album was probably the first narrative concept album ever released - predating story-driven concept albums such as The Pretty Things’ S.F. Sorrow (December 1968), The Who’s Tommy (April 1969) and The Kinks’ Arthur (September 1969).
Musically, the group blended myriad musical styles including rock, pop, folk, jazz, Latin rhythms and classical music - primarily augmented by baroque chamber-style arrangements to create a unique entity.
The next year 1968 their follow-up album, All Of Us, featured a similar broad range of musical styles. Their third album To Markos III was released on the Pye label in 1969.
In 1971 the duo amicably separated for a while, with Campbell-Lyons the primary contributor to the next two Nirvana albums, Local Anaesthetic 1971, and Songs of Love and Praise 1972. Campbell-Lyons subsequently worked as a solo artist and issued further albums: Me And My Friend 1973, Electric Plough 1981, and The Hero I Might Have Been 1983 though these did not enjoy commercial success.
The band reunited in 1985, successfully touring Europe and releasing a compilation album Black Flower 1987 containing some new material. (Black Flower had been the provisional title of their third album.) In the 1990s two further albums were released. Secret Theatre 1994 compiled rare tracks and demos, while Orange and Blue 1996 contained previously unreleased material including a tongue-in-cheek cover of the song “Lithium” originally recorded by the American grunge band Nirvana who released its first album in 1989, and who the band had successfully sued over use of the name Nirvana. The undisclosed terms of the settlement has apparently allowed the original Nirvana to continue using its name and issuing new recordings.
In 1999 the band released a three-disc CD anthology titled “Chemistry” including several previously-unreleased tracks and some new material.
Top musicians who played on Nirvana sessions include: Lesley Duncan, Herbie Flowers, Billy Bremner (later of Rockpile/Dave Edmunds fame), Luther Grosvenor, Wynder K. Frogg, Clem Cattini and the full lineup of rock band Spooky Tooth.
The group was in the school of baroque-flavored, melodic pop-rock music typified by The Beatles of “Rubber Soul” and “Revolver”, The Beach Boys of Pet Sounds and God Only Knows, the Zombies of Odessey and Oracle and Time Of The Season, the Procol Harum of A Whiter Shade of Pale, the Moody Blues of Days of Future Passed and Nights In White Satin and The Kinks of Waterloo Sunset. The majority of the tracks on Nirvana’s albums fall into that broad genre of contemporary popular music - not easily categorized - but perhaps best described as the baroque or chamber strand of “progressive rock, soft rock or “orchestral pop”.
Their first three albums were reissued on CD by Universal in 2003 and received critical acclaim. In 2005 Universal (Japan) reissued Local Anaesthetic and Songs Of Love And Praise.
As of late 2005 the founding members Alex Spyropoulos and Patrick Campbell-Lyons are still sporadically writing and recording.
![]() |
| Nirvana |
3) Nirvana was a short-lived Finnish punk band formed in 1980, whose sole release was a 7” vinyl with tracks “Kielletyt leikit” and “Kuljen kaupungilla” with 200 pressings.
4) Nirvana 2002 (being converted to just “Nirvana” due to old last.fm moderation system) was a demo-only Swedish death metal band active from 1988 - 1991.
5) Nirvana was a Dutch pop group, formed in 1985 by producers Bernard Oattes and Rob van Schaik. The group consisted of Anthony Moendir, Frits Broekrits and Annie Alberti and have released one single, “Say When”, which became a big hit. The group split up in 1987.
6) Nirvana is a side project of The Skaters’ James Ferraro. Primitive droning drum beats and swirling synthesizers.
![]() |
| Nirvana |
7) Nirvan Is an Iranian
singer/drummer/songwriter. He left Iran in 1997 and moved to Europe when
the Iranian government was overthrown. In 1988 he went to Sweden where
he met with a local band “The House of Mumbo Jumbo”, a Swedish
blues/rock band. Nirvan and the band started working together and
writing original material. [note: His collaboration with this band is
difficult to verify as the only internet search results for “The House
of Mumbo Jumbo”
![]() |
| Nirvana |
Sejarah Musisi | Guns N 'Roses
Guns N 'Roses adalah musisi bersejarah beraliran
hard rock Amerika didirikan di Los Angeles, California tahun 1985.Sejarah musisi ini telah merilis enam album studio: Appetite For Destruction pada tahun
1987, GN 'R terletak di 1988, Use Your Illusion I dan Use Your Illusion II pada
tahun 1991, dan The Spaghetti Incident? (sebuah album cover) pada tahun 1993,
dan setelah 15 tahun dengan hanya satu anggota asli yang tersisa, Chinese
Democracy di tahun 2008. Mereka juga merilis sebuah album berjudul Live
Like A Suicide tahun 1986.
Grup ini dibentuk pada awaltahun 1985 oleh Hollywood anggota Axl Rose (vokal) dan Izzy Stradlin (gitar rhythm) dan anggota LA Guns Tracii Guns (lead guitar), Beich Ole (bass) dan Rob Gardner (drum). Band ini diciptakan namanya dengan menggabungkan dua nama anggota '. Beberapa waktu kemudian, Beich dipecat dan digantikan oleh Duff McKagan, dan Guns digantikan oleh Slash setelah tidak muncul untuk latihan. Slash telah bermain dengan McKagan di Jalan Crew dan dengan Stradlin selama bertugas singkat di Hollywood Rose. Pada tur pertama mereka (dari Sacramento, California ke kota asal Duff Seattle), Gardner berhenti dan digantikan oleh teman Slash yaitu Steven Adler.
Degan batuan tanah Los Angeles, lirik jelek yang cocok dengan bajingan dari musik blues ini bertemakan menjilat-meliputi kebencian terhadap wanita, kekerasan, kehidupan kota, jenis kelamin, minuman keras, dan obat-obatan keras. Namun, para musisi ini juga memiliki kecenderungan untuk menunjukkan kepekaan dan keinginan untuk membebaskan diri dari kota. album selanjutnya mengungkapkan pengaruh dari band-band di vena The Rolling Stones dan Queen.
1987 terobosan mereka, Appetite For Destruction, (18 kali platinum dan album debut penjualan tertinggi sepanjang masa), ditambah dengan keberhasilan hit single "Sweet Child O 'Mine" pada tahun 1988, mengambil dunia dengan badai. "Selera" itu penuh dengan hard rock vulgar yang panas, riff gitar anthemic dan backing vokal.
pada album "GNR Lies", berisi empat lagu dari debut EP mereka, tiga lagu akustik baru, dan lagu you Crazy versi akustik. Album ini terjual dengan baik dan masuk ke 10 besar bersama Appetite. Pada akhir 1980-an, mereka adalah salah satu band paling populer di dunia ini.
steven Adler (drummer asli) ditendang keluar dari band karena penyalahgunaan narkoba dan digantikan oleh Matt Sorum.
Pada rilis GNR Lies, Use Your Illusion 1 dan Use Your Illusion 2 membuat sejarah dengan membuat nomor 1 dan 2 tempat di chart Billboard Album Amerika. Album ini dipenuhi dengan lagu-lagu yang mendorong Guns ke arah yang berbeda, jauh dari era Appetite. Mereka terkejut ketika kritikus yang mengharapkan lagu-lagu hard rock, tapi dengan menampilkan lebih luas instrumen (piano, instrumen kuningan, berbagai efek, dll).
Grup ini dibentuk pada awaltahun 1985 oleh Hollywood anggota Axl Rose (vokal) dan Izzy Stradlin (gitar rhythm) dan anggota LA Guns Tracii Guns (lead guitar), Beich Ole (bass) dan Rob Gardner (drum). Band ini diciptakan namanya dengan menggabungkan dua nama anggota '. Beberapa waktu kemudian, Beich dipecat dan digantikan oleh Duff McKagan, dan Guns digantikan oleh Slash setelah tidak muncul untuk latihan. Slash telah bermain dengan McKagan di Jalan Crew dan dengan Stradlin selama bertugas singkat di Hollywood Rose. Pada tur pertama mereka (dari Sacramento, California ke kota asal Duff Seattle), Gardner berhenti dan digantikan oleh teman Slash yaitu Steven Adler.
Degan batuan tanah Los Angeles, lirik jelek yang cocok dengan bajingan dari musik blues ini bertemakan menjilat-meliputi kebencian terhadap wanita, kekerasan, kehidupan kota, jenis kelamin, minuman keras, dan obat-obatan keras. Namun, para musisi ini juga memiliki kecenderungan untuk menunjukkan kepekaan dan keinginan untuk membebaskan diri dari kota. album selanjutnya mengungkapkan pengaruh dari band-band di vena The Rolling Stones dan Queen.
1987 terobosan mereka, Appetite For Destruction, (18 kali platinum dan album debut penjualan tertinggi sepanjang masa), ditambah dengan keberhasilan hit single "Sweet Child O 'Mine" pada tahun 1988, mengambil dunia dengan badai. "Selera" itu penuh dengan hard rock vulgar yang panas, riff gitar anthemic dan backing vokal.
pada album "GNR Lies", berisi empat lagu dari debut EP mereka, tiga lagu akustik baru, dan lagu you Crazy versi akustik. Album ini terjual dengan baik dan masuk ke 10 besar bersama Appetite. Pada akhir 1980-an, mereka adalah salah satu band paling populer di dunia ini.
steven Adler (drummer asli) ditendang keluar dari band karena penyalahgunaan narkoba dan digantikan oleh Matt Sorum.
Pada rilis GNR Lies, Use Your Illusion 1 dan Use Your Illusion 2 membuat sejarah dengan membuat nomor 1 dan 2 tempat di chart Billboard Album Amerika. Album ini dipenuhi dengan lagu-lagu yang mendorong Guns ke arah yang berbeda, jauh dari era Appetite. Mereka terkejut ketika kritikus yang mengharapkan lagu-lagu hard rock, tapi dengan menampilkan lebih luas instrumen (piano, instrumen kuningan, berbagai efek, dll).
Band ini kemudian memulai tur dunia untuk
mendukung album. Selama tur ini, gitaris Izzy Stradlin keluar dari band
karena perbedaan dengan Slash, Sorum dan McKagan karena dimasukkan ke Band dan
membuat mara Stradlin di manajemen band Rose.
Mereka bermain 192pertunjukan dalam tur 28-bulan, yang mencatat rekor dan
diakhiri dengan pertunjukan di Buenos Aires, Argentina, pada tanggal 17 Juli
1993. Acara ini menandai kali terakhir anggota
asli Slash dan McKagan dan pendatang baru Clarke dan Sorum akan bermain di
pertunjukan live dengan Rose.
Axl mulai bekerja pada sebuah album baru bahan asli pada tahun 1993. Pada tahun 1994, Gilby Clarke meninggalkan band, dan digantikan dengan Paul Tobias. Pada tahun yang sama, band ini merekam versi cover The Rolling Stones '"Sympathy for Iblis" untuk Wawancara film Vampir. Menurut otobiografi 2007 Slash's, Permainan gitar versi pertama slash ditolak oleh Axl, Axl ingin slash bermain menirukan Keith Richards 'pada asli. Slash tidak setuju dan ahirnya dicatat dalam versi lain yang mendekati dengan aslinya. Slash semakin marah ketika ia menemukan si-gitaris yaitu Tobias 'menyalin catatan solo slash yang ditaruh pada akhir lagu. Ini akan menjadi rekaman terakhir versi asli dari band ini, dan lima tahun akan berlalu sebelum materi baru keluar di bawah nama Guns N 'Roses.
Slash masuk dan keluar dari band untuk beberapa tahun berikutnya, memulai sebuah proyek sampingan bernama Slash's Snakepit. Pada bulan Agustus 1996, GNR kembali ke studio, meskipun McKagan dan Sorum secara bersamaan tur dengan proyek sampingan mereka (Neurotic Outsiders). Akhirnya, hanya Slash dan Rose yang tersisa untuk terus bekerja. Selama periode ini, Slash berkomentar dalam sebuah wawancara, "hubungan saya dengan Axl sekarang terasa saling mendiamkan" Selain itu, Axl telah mendekati gitaris Zakk Wylde (Ozzy Osbourne, Black Label Society) tentang kemacetan dan mungkin bergabung dengan Guns N ' roses.
Pada tahun 1996 dan 1997, Slash, Sorum, dan McKagan meninggalkan band untuk selamanya, meninggalkan Rose sebagai anggota charter yang tersisa dari band. Tiga tahun kemudian membentuk Rock supergrup Velvet Revolver dengan mantan vokalis Stone Temple Pilots Scott Weiland dan gitaris Dave Kushner.
Pada tahun 1998, “clean” (i.e., profanity removed) version of Use Your Illusion Use Your Illusion dirilis (di Amerika Serikat saja), sampai ahirnya album ini bisa dijual terutama di Wal-Mart dan toko K-Mart.
Juga pada tahun 1998, Axl membentuk versi baru bersama-sama band ini dan kembali ke studio. Versi band baru ini telah tur dan merekam secara sporadis sejak saat itu. Keanggotaan band baru ini telah berubah, tetapi anggota inti perusahaan termasuk gitaris Robin Finck, pengatur efek Chris Pitman, bassist Tommy Stinson (dahulunya adalah additional) - serta Paul Tobias, drummer Josh Freese dan keyboardist lama GN'R Dizzy Reed .
Pada tahun 1999, band ini merilis satu lagu baru, "Oh My God", pada soundtrack dari film Hari Akhir. lagu ini menampilkan karya gitar tambahan oleh Dave Navarro dan Gary Sunshine, guru gitar pribadi Rose. Rilis lagu itu dimaksudkan sebagai pendahuluan untuk album baru mereka, sekarang resmi berjudul Chinese Democracy. Geffen juga dirilis Live Era: '87-'93, koleksi pertunjukan live dari berbagai konser selama Appetite for Destruction dan Use Your Illusion tours. Juga pada tahun 1999, selama wawancara dengan Kurt Loder untuk MTV, Axl mengatakan bahwa ia telah merekam ulang Appetite for Destruction dengan band baru, menggantikan dua lagu berjudul “Patience” and “You Could Be Mine”.
Mereka bermain 192pertunjukan dalam tur 28-bulan, yang mencatat rekor dan
diakhiri dengan pertunjukan di Buenos Aires, Argentina, pada tanggal 17 Juli
1993. Acara ini menandai kali terakhir anggota
asli Slash dan McKagan dan pendatang baru Clarke dan Sorum akan bermain di
pertunjukan live dengan Rose. Axl mulai bekerja pada sebuah album baru bahan asli pada tahun 1993. Pada tahun 1994, Gilby Clarke meninggalkan band, dan digantikan dengan Paul Tobias. Pada tahun yang sama, band ini merekam versi cover The Rolling Stones '"Sympathy for Iblis" untuk Wawancara film Vampir. Menurut otobiografi 2007 Slash's, Permainan gitar versi pertama slash ditolak oleh Axl, Axl ingin slash bermain menirukan Keith Richards 'pada asli. Slash tidak setuju dan ahirnya dicatat dalam versi lain yang mendekati dengan aslinya. Slash semakin marah ketika ia menemukan si-gitaris yaitu Tobias 'menyalin catatan solo slash yang ditaruh pada akhir lagu. Ini akan menjadi rekaman terakhir versi asli dari band ini, dan lima tahun akan berlalu sebelum materi baru keluar di bawah nama Guns N 'Roses.
Slash masuk dan keluar dari band untuk beberapa tahun berikutnya, memulai sebuah proyek sampingan bernama Slash's Snakepit. Pada bulan Agustus 1996, GNR kembali ke studio, meskipun McKagan dan Sorum secara bersamaan tur dengan proyek sampingan mereka (Neurotic Outsiders). Akhirnya, hanya Slash dan Rose yang tersisa untuk terus bekerja. Selama periode ini, Slash berkomentar dalam sebuah wawancara, "hubungan saya dengan Axl sekarang terasa saling mendiamkan" Selain itu, Axl telah mendekati gitaris Zakk Wylde (Ozzy Osbourne, Black Label Society) tentang kemacetan dan mungkin bergabung dengan Guns N ' roses.
Pada tahun 1996 dan 1997, Slash, Sorum, dan McKagan meninggalkan band untuk selamanya, meninggalkan Rose sebagai anggota charter yang tersisa dari band. Tiga tahun kemudian membentuk Rock supergrup Velvet Revolver dengan mantan vokalis Stone Temple Pilots Scott Weiland dan gitaris Dave Kushner.
Pada tahun 1998, “clean” (i.e., profanity removed) version of Use Your Illusion Use Your Illusion dirilis (di Amerika Serikat saja), sampai ahirnya album ini bisa dijual terutama di Wal-Mart dan toko K-Mart.
Juga pada tahun 1998, Axl membentuk versi baru bersama-sama band ini dan kembali ke studio. Versi band baru ini telah tur dan merekam secara sporadis sejak saat itu. Keanggotaan band baru ini telah berubah, tetapi anggota inti perusahaan termasuk gitaris Robin Finck, pengatur efek Chris Pitman, bassist Tommy Stinson (dahulunya adalah additional) - serta Paul Tobias, drummer Josh Freese dan keyboardist lama GN'R Dizzy Reed .
Pada tahun 1999, band ini merilis satu lagu baru, "Oh My God", pada soundtrack dari film Hari Akhir. lagu ini menampilkan karya gitar tambahan oleh Dave Navarro dan Gary Sunshine, guru gitar pribadi Rose. Rilis lagu itu dimaksudkan sebagai pendahuluan untuk album baru mereka, sekarang resmi berjudul Chinese Democracy. Geffen juga dirilis Live Era: '87-'93, koleksi pertunjukan live dari berbagai konser selama Appetite for Destruction dan Use Your Illusion tours. Juga pada tahun 1999, selama wawancara dengan Kurt Loder untuk MTV, Axl mengatakan bahwa ia telah merekam ulang Appetite for Destruction dengan band baru, menggantikan dua lagu berjudul “Patience” and “You Could Be Mine”.
Pada
tahun 1999, gitaris Robin Finck meninggalkan band untuk bergabung kembali
dengan mantan band-nya, Nine Inch Nails, tur. Pada
tahun 2000, Buckethead gitaris virtuoso bergabung dengan Guns N 'Roses sebagai
pengganti Finck. Josh Freese diganti dengan Bryan Mantia (mantan
Primus). Robin Finck kembali ke Guns N 'Roses pada akhir tahun 2000 untuk
melengkapi Buckethead pada lead guitar.
Lineup direvisi akhirnya membuat penampilan publik pada bulan Januari 2001 dengan dua konser yang diterima dengan baik, satu di Las Vegas dan satu lagi di Festival Rock in Rio di Rio de Janeiro. Band ini memainkan campuran hits lama dan lagu baru dari album terbaru mereka.
Lineup baru memainkan dua pertunjukan lebih lanjut di Las Vegas pada akhir tahun 2001. Pada tahun 2002, sang gitaris Paul Tobias meninggalkan band karena frustrasi dengan kehidupan di jalan. Ia digantikan oleh Richard Fortus formerly of The Psychedelic Furs and Love Spit Love). Band ini kemudian memainkan beberapa menunjukkan pada bulan Agustus 2002, festival puncak dan konser di seluruh Asia dan Eropa. Mereka membuat jalan mereka ke New York untuk menampilan kejutan di MTV Video Music Awards pada bulan September.
Pada tahun 2002, tur pertama band Amerika Utara sejak tahun 1993 diselenggarakan untuk mendukung Chinese Democracy. Namun, acara pembukaan di Vancouver dibatalkan ketika Rose datang terlambat karena pesawatnya ditahan oleh kondisi cuaca buruk di bandara Los Angeles. kerusuhan pun terjadi. Wisata ini disambut dengan hasil yang beragam. Beberapa konser tidak terjual dengan baik, sedangkan di pasaran yang lebih besar seperti New York terjual habis dalam beberapa menit. Karena adanya kerusuhan kedua oleh penggemar di Philadelphia, tur promotor Clear Channel membatalkan sisa tur.
Band ini pergi ke Hiatus sampai mereka dijadwalkan untuk bermain di Rock in Rio IV, bulan Mei 2004. Namun, sayangnya Buckethead meninggalkan band ini pada bulan Maret tahun tersebut, menyebabkan mereka batalkan konser. Juga di bulan Maret 2004, Geffen merilis Hits terbaik, sejak Rose telah gagal membuat album studia selama lebih dari 10 tahun. Rose menyatakan ketidaksenangan dengan album ini sebagai daftar lagu yang telah ditentukan tanpa persetujuannya dan berusaha mencoba memblokir perilisan dengan menuntut Geffen. Namun sia-sia, album ini menjadi triple platinum di Amerika Serikat.
Pada bulan Februari 2006, demo lagu
"Better", "Catcher in the Rye", "IRS" dan “There
Was a Time” telah bocor melalui situs penggemar. Manajemen band meminta agar
semua link ke file MP3 dan semua lirik lagu dihapus dari forum dan situs web.
Meskipun demikian, stasiun radio mulai menambahkan daftar putar
"IRS", dan lagu mencapai # 49 di radio & Records Aktif Rock chart
Nasional Airplay pada minggu terakhir Februari - pertama kalinya kebocoran
internet. Lineup direvisi akhirnya membuat penampilan publik pada bulan Januari 2001 dengan dua konser yang diterima dengan baik, satu di Las Vegas dan satu lagi di Festival Rock in Rio di Rio de Janeiro. Band ini memainkan campuran hits lama dan lagu baru dari album terbaru mereka.
Lineup baru memainkan dua pertunjukan lebih lanjut di Las Vegas pada akhir tahun 2001. Pada tahun 2002, sang gitaris Paul Tobias meninggalkan band karena frustrasi dengan kehidupan di jalan. Ia digantikan oleh Richard Fortus formerly of The Psychedelic Furs and Love Spit Love). Band ini kemudian memainkan beberapa menunjukkan pada bulan Agustus 2002, festival puncak dan konser di seluruh Asia dan Eropa. Mereka membuat jalan mereka ke New York untuk menampilan kejutan di MTV Video Music Awards pada bulan September.
Pada tahun 2002, tur pertama band Amerika Utara sejak tahun 1993 diselenggarakan untuk mendukung Chinese Democracy. Namun, acara pembukaan di Vancouver dibatalkan ketika Rose datang terlambat karena pesawatnya ditahan oleh kondisi cuaca buruk di bandara Los Angeles. kerusuhan pun terjadi. Wisata ini disambut dengan hasil yang beragam. Beberapa konser tidak terjual dengan baik, sedangkan di pasaran yang lebih besar seperti New York terjual habis dalam beberapa menit. Karena adanya kerusuhan kedua oleh penggemar di Philadelphia, tur promotor Clear Channel membatalkan sisa tur.
Band ini pergi ke Hiatus sampai mereka dijadwalkan untuk bermain di Rock in Rio IV, bulan Mei 2004. Namun, sayangnya Buckethead meninggalkan band ini pada bulan Maret tahun tersebut, menyebabkan mereka batalkan konser. Juga di bulan Maret 2004, Geffen merilis Hits terbaik, sejak Rose telah gagal membuat album studia selama lebih dari 10 tahun. Rose menyatakan ketidaksenangan dengan album ini sebagai daftar lagu yang telah ditentukan tanpa persetujuannya dan berusaha mencoba memblokir perilisan dengan menuntut Geffen. Namun sia-sia, album ini menjadi triple platinum di Amerika Serikat.
Pada tanggal 5 April 2008, gambar Finck muncul di halaman Nine Inch Nails web dengan judul “Welcome Back!” Memulai rumor kemungkinan reuni dengan Trent Reznor. Pada tanggal 11 April Finck mengungkapkan kebahagiaannya bermain lagi dengan NIN. Pada tanggal 20 April pada Guns 'Roses' situs web N, Axl menyatakan terkejut mendengar hal ini.
Chinese Democracy telah dirilis Maret 6, kemudian dilaporkan September 17, 2007. Namun, kedua tanggal berlalu tanpa tanda-tanda album. Setelah tanggal rilis dibahas lebih lanjut, album ini akhirnya keluar pada tanggal 23 November 2008.
Slash, Sorum McKagan dan masih bermain bersama di Velvet Revolver. Namun, Izzy Stradlin, gitaris asli GN'R dan co-pencipta banyak lagu-lagu band paling sukses, belum bergabung. Tapi dia bermain untuk beberapa waktu sebagai band tamu dengan GNR pada musim panas 2006. Pemain keyboard Dizzy Reed, sementara tidak mendirikan band (bergabung pada tahun 1990 di periode Use Your Illusion), masih dalam inkarnasi sekarang.
Ahirnya formasi GNR's menjadi Rose (vokal), Stinson (bass), Fortus (gitar rhythm), thal (gitar), Pitman (synth), DJ Ashba (gitar), Frank Ferrer (penggantian drum-tur dan sekarang anggota band ini ) dan Reed (keyboard dan congas). Sejarah musisi GNR telah berhasil menyentuh semangat rock para musisi Indonesia untuk beberapa waktu lalu, hingga saat ini.
Sejarah musisi | Sejarah Paramore
sebuah band rock
terkenal dari Amerika yang dibentuk di Franklin, Tennessee, Amerika
Serikat pada tahun 2003. Band ini terdiri dari Hayley Williams (vokal /
keyboard), josh farro (lead guitar / backing vocals), Jeremy Davis
(gitar bass), Taylor York (gitar), dan Zac farro (drum). Band ini telah
merilis tiga album studio secara total; All We Know Is Falling (2005),
RIOT! (2007) dan brand new eyes (2009).
Pada tahun 2002, vokalis Hayley Williams pindah ke Franklin, Tennessee, di mana dia bertemu saudara Josh dan Zac farro saat di sekolah swasta. Sebelum membentuk Paramore, Williams dan bassist Jeremy Davis ambil bagian dalam sebuah band funk bernama The Factory, sedangkan saudara-saudara farro telah berlatih bersama setelah sekolah. Paramore secara resmi dibentuk pada tahun 2003. Lagu pertama band yang ditulis bersama-sama adalah Conspiracy, yang kemudian digunakan pada album debut mereka.
John Janick, CEO dan co-pendiri label musik Fueled By Ramen, punya andil dalam demo Paramore dan pergi ke Taste Chaos performance di Orlando, Florida, untuk melihat band tampil live. Setelah kinerja swasta yang lebih kecil di sebuah gudang, band ini masuk dalam label pada bulan April 2005.
Paramore perjalanan kembali ke Orlando untuk merekam album debut mereka All We Know Is Falling, yang memakan waktu tiga minggu untuk rekaman. Album ini dirilis pada tanggal 26 Juli, 2005 yang mencapai # 19 di Billboard Top Katalog Pop dan # 30 di Billboard's Heatseekers Chart. Meraih sertifikat Emas di Australia, Inggris dan Amerika Serikat. "Pressure" dirilis sebagai single debut mereka pada tanggal 26 Juli, hari yang sama dengan album, yang gagal mencapai chart utama, tapi mencapai # 62 di US Billboard Hot Digital Songs. Lagu kedua dari album, Emergency, dirilis pada bulan Oktober 2005 tanggal 16. Yang ketiga dan terakhir adalah dari All We Know Is Falling was All We Know dan dirilis 21 Februari 2006.
Paramore RIOT mulai merekam album kedua mereka! pada Januari 2007. Merilis album pada tanggal 12 Desember 2007, ia masuk Billboard 200 di # 20, memuncak pada # 15, dan terjual sebanyak 44.000 di minggu pertama Amerika Serikat. Album ini masuk dan mencapai puncaknya di chart album Inggris di # 24. Itu merupakan sertifikat Emas di Australia, Finlandia, Irlandia, Jepang, Meksiko & Selandia Baru dan Platinum di Inggris dan Amerika Serikat. Single pertama dari album, dirilis pada tanggal 21 Juni 2007 adalah Misery Business. Lagu ini masuk ke US Billboard Hot 100 di # 99, memuncak pada # 26. Album ini juga memuncak di # 17 di chart single Inggris, sehingga charting single pertama mereka unggul di Inggris. Single kedua dari album, Haleluya, dirilis pada bulan September 2007 18 dan memuncak pada lagu Inggris di # 139. crushcrushcrush adalah lagu ketiga dari RIOT!. Hal ini dirilis pada tanggal 21 November 2007 di Amerika Serikat dan akhir Januari '08 di Inggris. Hal ini memuncak di # 4 pada US Billboard Hot Modern Rock Tracks, # 4 di tangga lagu Finlandia, # 54 di Billboard Hot 100 dan # 61 di chart single Inggris. Keempat dan album tunggal terakhir, That’s What You Get, dirilis pada bulan 24 Maret 2008. Hal ini memuncak di # 35 di Selandia Baru, # 55 di chart single Inggris, # 66 di Billboard Hot 100 dan # 92 di Kanada.
Paramore menulis dua lagu untuk film pertama dalam seri Twilight. Lagu memimpin dari Twilight, Decode, dirilis oleh Paramore pada pertengahan November di AS dan pertengahan Desember di Inggris. Hal ini memuncak di # 9 di Finlandia dan # 15 di Selandia Baru, charting single tertinggi ada sejauh ini, # 33 di Billboard Hot 100 dan # 52 di chart single Inggris. Lagu lain yang ditulis untuk Twilight disebut I Caught Myself.
Album ketiga Paramore, brand new eyes, dirilis pada 28 September 2009. Mulai memuncak di # 1 di Australia, Irlandia, Selandia Baru dan Inggris. Juga mencapai # 2 di Brazil dan Amerika Serikat, membuat album mereka yang paling sukses hingga saat ini. Sejauh ini mereka meraih hitungan Emas di Australia, Brazil, Kanada, Irlandia, Jepang, Selandia Baru, Inggris dan Amerika Serikat. Single pertama, berjudul Ignorance, dirilis pada tanggal 7 Juli 2009 untuk di download digital dan pada bulan 14 September 2009 di Inggris. Hal ini memuncak di # 1 di UK Rock Chart, # 14 di chart single Inggris, # 35 di Australia, # 67 di Billboard Hot 100 dan # 96 di Kanada.Brick by Boring Brick adalah single kedua dari album, dirilis 23 November 2009, dan memuncak pada # 2 di chart Rock Inggris, # 28 di US Billboard Rock Songs, # 29 di New Zealand dan # 85 di Australia. Single ketiga dijadwalkan untuk rilis pada tanggal 19 April 2010 dan berjudul The Exception Saja.
Pada tahun 2002, vokalis Hayley Williams pindah ke Franklin, Tennessee, di mana dia bertemu saudara Josh dan Zac farro saat di sekolah swasta. Sebelum membentuk Paramore, Williams dan bassist Jeremy Davis ambil bagian dalam sebuah band funk bernama The Factory, sedangkan saudara-saudara farro telah berlatih bersama setelah sekolah. Paramore secara resmi dibentuk pada tahun 2003. Lagu pertama band yang ditulis bersama-sama adalah Conspiracy, yang kemudian digunakan pada album debut mereka.
John Janick, CEO dan co-pendiri label musik Fueled By Ramen, punya andil dalam demo Paramore dan pergi ke Taste Chaos performance di Orlando, Florida, untuk melihat band tampil live. Setelah kinerja swasta yang lebih kecil di sebuah gudang, band ini masuk dalam label pada bulan April 2005.
|
| Paramore |
Paramore perjalanan kembali ke Orlando untuk merekam album debut mereka All We Know Is Falling, yang memakan waktu tiga minggu untuk rekaman. Album ini dirilis pada tanggal 26 Juli, 2005 yang mencapai # 19 di Billboard Top Katalog Pop dan # 30 di Billboard's Heatseekers Chart. Meraih sertifikat Emas di Australia, Inggris dan Amerika Serikat. "Pressure" dirilis sebagai single debut mereka pada tanggal 26 Juli, hari yang sama dengan album, yang gagal mencapai chart utama, tapi mencapai # 62 di US Billboard Hot Digital Songs. Lagu kedua dari album, Emergency, dirilis pada bulan Oktober 2005 tanggal 16. Yang ketiga dan terakhir adalah dari All We Know Is Falling was All We Know dan dirilis 21 Februari 2006.
Paramore RIOT mulai merekam album kedua mereka! pada Januari 2007. Merilis album pada tanggal 12 Desember 2007, ia masuk Billboard 200 di # 20, memuncak pada # 15, dan terjual sebanyak 44.000 di minggu pertama Amerika Serikat. Album ini masuk dan mencapai puncaknya di chart album Inggris di # 24. Itu merupakan sertifikat Emas di Australia, Finlandia, Irlandia, Jepang, Meksiko & Selandia Baru dan Platinum di Inggris dan Amerika Serikat. Single pertama dari album, dirilis pada tanggal 21 Juni 2007 adalah Misery Business. Lagu ini masuk ke US Billboard Hot 100 di # 99, memuncak pada # 26. Album ini juga memuncak di # 17 di chart single Inggris, sehingga charting single pertama mereka unggul di Inggris. Single kedua dari album, Haleluya, dirilis pada bulan September 2007 18 dan memuncak pada lagu Inggris di # 139. crushcrushcrush adalah lagu ketiga dari RIOT!. Hal ini dirilis pada tanggal 21 November 2007 di Amerika Serikat dan akhir Januari '08 di Inggris. Hal ini memuncak di # 4 pada US Billboard Hot Modern Rock Tracks, # 4 di tangga lagu Finlandia, # 54 di Billboard Hot 100 dan # 61 di chart single Inggris. Keempat dan album tunggal terakhir, That’s What You Get, dirilis pada bulan 24 Maret 2008. Hal ini memuncak di # 35 di Selandia Baru, # 55 di chart single Inggris, # 66 di Billboard Hot 100 dan # 92 di Kanada.
Paramore menulis dua lagu untuk film pertama dalam seri Twilight. Lagu memimpin dari Twilight, Decode, dirilis oleh Paramore pada pertengahan November di AS dan pertengahan Desember di Inggris. Hal ini memuncak di # 9 di Finlandia dan # 15 di Selandia Baru, charting single tertinggi ada sejauh ini, # 33 di Billboard Hot 100 dan # 52 di chart single Inggris. Lagu lain yang ditulis untuk Twilight disebut I Caught Myself.
Album ketiga Paramore, brand new eyes, dirilis pada 28 September 2009. Mulai memuncak di # 1 di Australia, Irlandia, Selandia Baru dan Inggris. Juga mencapai # 2 di Brazil dan Amerika Serikat, membuat album mereka yang paling sukses hingga saat ini. Sejauh ini mereka meraih hitungan Emas di Australia, Brazil, Kanada, Irlandia, Jepang, Selandia Baru, Inggris dan Amerika Serikat. Single pertama, berjudul Ignorance, dirilis pada tanggal 7 Juli 2009 untuk di download digital dan pada bulan 14 September 2009 di Inggris. Hal ini memuncak di # 1 di UK Rock Chart, # 14 di chart single Inggris, # 35 di Australia, # 67 di Billboard Hot 100 dan # 96 di Kanada.Brick by Boring Brick adalah single kedua dari album, dirilis 23 November 2009, dan memuncak pada # 2 di chart Rock Inggris, # 28 di US Billboard Rock Songs, # 29 di New Zealand dan # 85 di Australia. Single ketiga dijadwalkan untuk rilis pada tanggal 19 April 2010 dan berjudul The Exception Saja.
Subscribe to:
Posts (Atom)









