Showing posts with label Sharleen. Show all posts
Showing posts with label Sharleen. Show all posts

Thursday, April 26, 2012

Terapi Musik


Bisa bayangkan hidup tanpa musik? Sudah pasti, dunia ini menjadi sebuah kebisuan yang berkepanjangan. Selain itu, tidak akan ada emosi senang, bahagia, dan bergairah… yang tersisa hanya rintihan kemarahan, ketidaksabaran dan stress hidup yang berlebihan.

Menurut majalah Journal Psychology, musik memberikan pengertian pada jati diri kita dan orang lain dimana kata-kata linguistik tidak dapat me-komunikasikan hal ini. Musik menyampaikan pesan diluar dimensi bahasa sehari-hari yg mengandung pengertian sangat dalam. Sebagai contoh: kita merasa bahagia ketika mendengarkan sebuah lagu favorit, banyak pelari mendengarkan musik pada waktu lari pagi supaya tidak bosan dan menambah semangat berlari, dan ada juga fenomena dimana anak belajar harus mendengarkan lagu favoritnya baru bisa belajar.

Eh, ternyata musik bisa juga sebagai terapi lhoh. Beberapa rumah sakit terkemuka di Barat menggunakan musik utk mengurangi sakit pasien, menurunkan level depresi, menjadikan pasien lebih aktif (promoting movement), menenangkan pasien, merilekskan tensi pada otot, dan beberapa contoh lain yg tidak dapat disebutkan satu persatu. Rahasianya adalah musik dapat menghubungkan pikiran dan badan (unity of body and mind) dan ini yang membuat musik sebagai terapi yang sagat ampuh.

Contoh-contoh lainnya kegunaan musik sebagai terapi:

Gelombang Otak (Brain Wave)
Musik dengan beat yang kuat dapat me-stimulasi otak utk dapat berkonsentrasi lebih baik, dan musik dengan tempo yang lebih lambat dapat memberikan efek meditasi dan ketenangan. Perubahan kecepatan aktifitas otak yang disebabkan musik menjadikan seseorang mempunyai fleksibilitas dalam pemikiran (EQ) dan efek ini bisa mengendap di otak pada waktu kurun cukup lama.

Denyut nadi (heart rate)
Musik dapat juga mempengaruhi denyut nadi karena langsung berhubungan dgn autonomic nervous system. Dengan demikian, musik dpt mengurangi stress yg berlebihan (chronic stress). Terapi musik juga sangat baik utk mengurangi tekanan darah tinggi (high blood pressure), sehingga mengurangi bahaya stroke dan penyakit lainnya.

Imunitas (kekebalan) badan terhadap penyakit juga dapat meningkat lebih tinggi sehingga terhindar oleh penyakit atau lebih cepat sembuh apabila sakit. Sudah dibuktikan juga, efek musik sangat positif thd anak Autistic. Musik dapat memperbaiki interaksi social, verbal dan non verbal komunikasi, ekspresi diri. (http://ezinearticles.com/?The-Benefits-of-Music-Therapy-for-Autism&id=432566)

Jadi, apa yg kita bisa tarik kesimpulan disini untuk para OrangTuaMurid? Tentunya kita harus memberitahu putra/putri kita untuk terus dapat me-apresiasi musik. Untuk dapat memainkan instrumen musik (misal main piano, violin atau gitar) akan lebih baik lagi. Dengan memperkenalkan musik pada usia dini dan terus memelihara dan menjaga mereka untuk naik ke tingkat/jenjang yg lebih tinggi, mereka akan mendapatkan keuntungan luar biasa dari musik. Anak ingin berhenti proses belajar musik? Pikirkan kembali benefits yg ada diatas!
http://dutanada.com/artikel-pendidikan/80-music-therapy.html

Tahukah Anda bahwa MENYANYI itu adalah:


  • Sudah ada di semua kultur di segala bangsa pada ribuan tahun yang lalu.
  • MENYANYI sudah ada di genetik tiap manusia. Keinginan untuk didengarkan untuk MENYANYI atau mendengarkan orang lain MENYANYI adalah keinginan yang menyatu di setiap manusia.
  • MENYANYI  adalah seperti TERTAWA, BERMAIN DAN BERLATIH. Kegiatan "Menyanyi" sangat menyehatkan dan menurunkan stress.
  • Kegiatan menyanyi memberikan suplai oksigen yang lebih banyak ke tubuh, sehingga OTAK dan PIKIRAN lebih aktif dan memberikan kesehatan pada tubuh.
  • Menyanyi dapat me-AKTIFKAN kelenjar Thyroid, sehingga menyeimbangkan metabolism.
  • Karena proses menyanyi me-vibrasi bagian tubuh yang penting, bisa juga sebagai proses Detox (pengeluaran racun dalam tubuh).
  • Memperbaiki dan mempercepat reflex MEMBACA, dan KOORDINASI antara Otak dan bagian Tubuh lainnya.
  • Menambah MOTIVASI seseorang, terutama untuk menyanyi dalam group.
  • Menyanyi membantu anda untuk mendengarkan (listening skills) orang lain.
  • Menyanyi akan mempertajam PITCH skills, sehingga AURAL skills akan lebih bagus.
  • Menyanyi akan menaikkan rasa PERCAYA DIRI (Self Confidence) terutama pada anak-anak.

Menyeimbangkan OTAK KANAN dan OTAK KIRI dengan MUSIK KLASIK



otak kiri dan otak kanan
Cukup banyak artikel yang membahas mengenai “perkembangan Otak Kiri dan Otak Kanan”, tetapi banyak pembaca yang belum mengetahui apa pengaruh otak kiri dan otak kanan pada cara berpikir.
Otak Kiri bekerja tntuk mengatur kemampuan seseorang pada nalar, tulisan, berhitung dan berlogika. Kerusakan pada otak kiri dapat berakibat gangguan ingatan jangka pendek, berbicara dan logika matematika. Maka, untuk mempertahankan otak kiri supaya bekerja dengan baik, kita dapat bermain puzzle, belajar berhitung atau ilmu pasti lainnya.
Otak Kanan mempunyai fungsi berpikir kreatif dan biasanya memberikan kemampuan seseorang untuk berkhayal, mencurahkan emosi, membedakan warna, dan ilmu ruang. Otak kanan mempunyai kemampuan untuk menyimpan memori jangka lama. Maka itu, apabila seseorang kena penyakit stroke atau tumor otak, maka yang akan terganggu adalah kemampuan visual dan emosi. Untuk menjaga ketajaman otak kanan, maka kita perlu mendengarkan atau memainkan musik.
Pelajaran di sekolah formal (TK, SD, SMP dan SMA) umumnya me-aktifasi OTAK KIRI. Bagaimana tidak, lihat saja kurikulum sekolah kita. Pelajaran Matematik atau ilmu pasti mempunyai porsi yang lebih banyak daripada pelajaran lainnya. Belum lagi pelajaran yang harus menghafal, juga merupakan pelajaran yang me-aktifasi berpikir secara logis.
Beberapa sekolah yang cukup bagus di negeri ini, hanya memberikan test Matematika untuk masuk SMP dan SMA. Begitu pentingnya pelajaran Matematik bagi sekolah ini dan mereka yakin bahwa murid yang jago matematik, nalar pikiran mempunyai dasar yang kuat dan akan mudah untuk mempelajari pelajaran IPS (tidak sebaliknya yang mana murid IPS tidak akan bisa belajar ilmu pasti dengan baik).
Dengan pelajaran di sekolah yang lebih me-AKTIFASI OTAK KIRI, ada BAHAYA LATEN yang bisa mengancam, yaitu otak yang kurang seimbang, terutama pada OTAK KANAN. Lemahnya OTAK KANAN menyebabkan anak berbicara kasar dan TIDAK KO_OPERATIF & KREATIF pada cara berpikirnya - dalam hal ini anak TIDAK mempunyai EQ (emotional intelligent). Sebagai sekolah musik yang telah mengajar berbagai macam sifat murid, kami sangat menyayangkan apabila bertemu dengan anak pandai/pintar, tetapi tidak mempunyai perasaan atau sangat kasar sekali dalam berkata.

Salah satu solusi untuk me AKTIFASI OTAK KANAN adalah memberikan anak PENDIDIKAN MUSIK KLASIK. Pada saat belajar musik klasik, anak harus membaca not balok, dan ini berarti dia harus menghitung (karena tiap not balok ada harga ketukannya). Pada waktu memainkan musik, anak harus mengetahui dinamik dari lagu. Sebagai contoh, anak harus dapat memainkan lagu dengan “Piano” (lembut) atau “Forte” (keras) secara silih berganti. Dia harus bisa memainkan lagu dengan jelas apabila ada tanda “Crescendo” (dari halus makin keras) atau “Decrescendo” (dari keras ke halus). Ada juga teknik bermain secara “Legato” (menyatukan not menjadi suatu kesatuan) atau “Staccato” (memainkan not dengan terpatah patah). Hal ini tentunya membutuhkan dan me-aktifasi konsentrasi di OTAK KANAN, karena harus dirasakan (FEEL), bukannya di pikir (THINK).
Selain itu, memainkan alat musik telah dibuktikan me-aktifkan hubungan saraf mata dan motorik. Sewaktu membaca not balok, mata harus melihat semua tanda not, kemudian masuk ke otak dan di proses, kemudian otak memerintahkan otot motorik pada lengan dan jari untuk memainkan musik. Selain itu, indera pendengaran harus juga aktif untuk membedakan dinamik dari lagu tersebut.
Dengan contoh diatas, anda sudah tentu percaya bahwa pendidikan musik memberikan solusi yang komprehensif bagi seimbangnya otak kiri dan kanan, bahkan me-aktifasi semua saraf (indera penglihatan, pendengaran dan motorik).
http://dutanada.com/artikel-pendidikan/149-menyeimbangkan-otak-kanan-dan-otak-kiri-dengan-musik-klasik.html


MUSIK KLASIK


Peminat musik klasik di Indonesia masih sangat sedikit karena di Indonesia dominan berkembang musik melayu dan pop.
Tetapi di Eropa, musik klasik berkembang sangat pesat dan mempunyai banyak peminat walaupun peminat music pop, melayu, jazz, rock, dsbKalau di luar negeri, terutama di Eropa, musik klasik mendapat tempat khusus. Orang-orang Eropa bisa dikatakan ‘seimbang’. Seimbang dalam arti mereka bisa menerima semuanya. Dari klasik, pop, jazz, rock, dsb.. bisa diterima. Lain dengan orang Indonesia, yang hanya bisa menerima pop, melayu, jazz, dsb.. tapi tidak bisa menghargai musik klasik.

Dulu aku sempat ga suka sm musik klasik. Anggapanku dengan orang-orang Indonesia lainnya sama. Musik klasik hanyalah musik kuno, musik ‘kadaluarsa’. Lain dengan pop, yang setiap hari muncul band baru. Yang tidak semua band itu bagus. Suara jelek saja bisa laku. Apalagi artis-artis yang aji mumpung jadi penyanyi, padahal kualitas suara mereka hanya standar, tidak ada yang istimewa, dan juga lagu-lagu pop Indonesia berkembang. Dulu setiap ada lagu baru, di sekolah, setiap siswa ingin menjadi yang duluan yang mempunyai lagu itu.

Tapi akhirnya aku sadar, musik klasik adalah dasar dari semua musik. Semua permainan chord dimulai dari musik klasik. Tapi, waktu itu, aku masih belum bisa menerima sepenuhnya. Tapi aku mulai mencari lagu-lagu klasik yang enak. Akhirnya aku diberi tahu temanku, ada suatu J-Dorama berjudul “Nodame Cantabile”. Isinya tentang musik klasik. Dari waktu lihat itu, ‘emosi’ku terhadap musik klasik naik. Dari dulunya aku senang sekali dan setiap hari mendengar lagu Indonesia, entah pop dan melayu, yang sama sekali tidak mencerminkan kepribadianku, semua lagu Indonesia di HP aku delete. Aku ganti dengan lagu-lagu klasik. Aku sudah tidak memperdulikan mau lagu baru, atau lagu lama, semua lagu klasik yang enak aku masukin ke HP.

Setiap hari, setiap online, aku selalu mencari lagu, refrensi, dan film-film musik klasik. Akhirnya aku menemukan film SHINDO, MY PIANO (FOR HOROWITZ), COPYING BEETHOVEN, sampai anime Jepang La Corda d’Oro. Film-film tersebut bersama Nodame Cantabile menambah refrensiku tentang musik, terutama klasik.
Teman-temanku kaget aku kok bisa jadi suka dengan musik klasik. Aku berubah genre lagu 180 derajat. Dulu musik klasik aku ejek-ejek, sekarang musik klasik aku banggakan.

Entah ini benar atau tidak, sejak aku suka musik klasik (kelas 9), aku menjadi tambah pintar. Tapi itu terbukti dari nilaiku. Dulu nilaiku hanya di kisaran 60-70, sekarang naik bisa sampai 80, bahkan ada yang 100 meskipun hanya 2. Karena aku bukan anak yang pintar, 100 itu sudah merupakan ‘mujizat’. Soalnya susah banget dapet 100. Paling banter ya salah 1.

Tapi bener-bener dampak positif yang aku dapatkan dari musik klasik. Kepribadianku semakin terbentuk dengan baik. Dulu aku sering mengumbar emosi, sekarang aku jarang mengumbar emosi. Dulu aku orangnya pemalu, sekarang mulai sedikit suka tampil (tapi nggak narsis. Kalo narsis itu bukan aku). Dulu aku orang yang nggak bisa mecahin masalah, sekarang bisa dan bisa membantu memecahkan masalah orang lain.
Wow.. benar-benar dampak postif.
http://mozartheoven.blogspot.com/2009/05/musik-klasik-dan-orchestra.html

Tips Membaca Not Balok

  1. Observasi kunci (clef), tangga nada (key signature) & tanda birama (time signature).
  2. Lihatlah secara keseluruhan teks not balok yang memungkinkan terdapatnya perubahan kunci, interval satu oktaf, accidental (#/รพ), dsb.
  3. Hitung pulse dan ritmiknya! Rasakan pulse pada tubuh kita dengan tap, clap, pat, dan snaps! Pilihlah tempo yang tidak terlalu cepat maupun terlalu lambat! Rhythm adalah faktor yang sangat penting pada kemampuan sight reading. Karena tanpa rhythm, lagu tidak akan terbentuk dengan baik meski not benar.
  4. Nyanyikan nada dengan "la", "ma", "na" atau alphabet nada "C", "D", "E" dari setiap melodi di tangan kanan dan tangan kiri secara terpisah.
  5. Bayangkan jari-jari sedang bermain diatas tuts piano tanpa membunyikannya.
  6. Mainkan lagu sambil tetap menghitung dan rasakan pulse dengan melihat kearah partitur.
  7. Nilailah permainan anda sendiri, lalu latihlah kembali kemampuan tersebut.
Sumber : Piano Teaching Guide- Dept Pendidikan Nasional, th 2009 dalam http://dutanada.com/artikel-pendidikan/95-cara-jitu-membaca-notasi-not-balok-sight-reading-dengan-cepat.html